Agama Mister Aloy: Dibaptis Katolik dan 2 Kali Pindah, Sekarang Malah...
DJ Mister Aloy atau yang dikenal juga dengan nama Aldy Renaldi kembali menjadi sorotan publik setelah membagikan perjalanan spiritualnya yang penuh dinamika.
Pria berdarah Tionghoa-Palembang tersebut mengungkap bahwa sepanjang 27 tahun hidupnya, ia telah berpindah keyakinan sebanyak dua kali sebelum akhirnya menjalani agama yang dianutnya saat ini. Scroll lebih lanjut yuk!
Kisah tersebut ia bagikan dalam sebuah perbincangan santai bersama Praz Teguh dalam program Pojok Terminal yang tayang di kanal YouTube Deddy Corbuzier.
Aloy menyebut dirinya pernah memeluk tiga agama: Katolik, Kristen, dan kini Islam. Ia bahkan menegaskan identitasnya dengan kalimat yang cukup mencuri perhatian publik.
"Kan selalu saya bilang, Cinta Alam. China tapi Islam," ungkap Aloy, dikutip Jumat 14 November 2025.
Dalam cerita yang ia sampaikan, Aloy menuturkan bahwa ia terlahir sebagai penganut Katolik dan telah menjalani proses pembaptisan sejak kecil. Namun, memasuki masa sekolah dasar akhir, ia mulai beralih ke agama Kristen.
"Lahir, Katolik. Saya udah baptis juga Katolik. Cuman sembari (pindah) ke Kristen," bebernya.
Perpindahan ini rupanya berkaitan erat dengan lingkungan tempat ia tumbuh. Ia mengaku lebih banyak bersosialisasi dengan teman-temannya yang beragama Kristen, sehingga rasa keterikatan itu tumbuh dengan sendirinya. Ia bahkan menilai komunitas tersebut lebih hidup dan sering berkumpul.
"Di lingkungan, ada Katolik dan Kristen. Ternyata saya mainnya sama temen-temen yang Kristen. Yang Katolik kan lebih sendiri," katanya.
Aloy memeluk Kristen hingga menjelang kelulusan SMA, sebelum akhirnya mengikuti keputusan sang ibunda yang memutuskan untuk menjadi mualaf.
Keputusan berpindah ke Islam ini tidak berasal dari dorongan pribadi, melainkan karena mengikuti langkah keluarga.
"Saya ngikutin mami. Karena kartu keluarga kan ngikutin mami, pindah ke (agama) Islam, tapi saya sudah dibaptis juga Kristen," jelasnya.
Meski pada awalnya ingin tetap memeluk agama sebelumnya, Aloy menurut pada keinginan sang ibu.
"Tadinya saya mau tetap Kristen. Cuma Mama bilang 'Sudah kita pindah saja'. Karena kalau kartu keluarga kan, satu pindah, pindah semua," tuturnya.
Keputusan itu juga dipengaruhi lingkungan tempat ibunya tinggal. Di mana kebanyakan orang sekitarnya beragama Islam.
"Mama tinggal di Cengkareng, di kampung yang mayoritasnya Muslim. Jadi kita harus mengikuti lah," imbuhnya.
Kini, Aloy mengaku masih dalam proses mencari keyakinan yang membuatnya betul-betul merasa mantap. Meski demikian, ia mengatakan cukup nyaman menjalani kehidupan sebagai seorang Muslim.
"Saya masih (mencari) apa nih yang mungkin saya nyaman nanti, tapi saya sampai sekarang masih nyaman di sini (Islam)," ucapnya.
Tak hanya itu, ia juga membagikan keinginannya untuk menjalani ibadah umrah dalam waktu dekat.
"Saya ada impian, tahun depan mungkin (umrah), sama Mas Whisnu Santika. Diajak sama dia soalnya. Semoga. Nggak tahu ya," pungkasnya.
Perjalanan spiritual Aloy yang penuh dinamika ini sontak mengundang perhatian publik.
Banyak yang menilai keterbukaannya sebagai bentuk kejujuran dalam memahami diri sendiri, sekaligus menunjukkan proses pencarian makna yang dialami sebagian anak muda masa kini.