Perenang Muda Adellia Raih Emas di ISG Riyadh 2025, Jadi Kado Ulang Tahun Paling Spesial

Perenang Indonesia Adelia (tengah) meraih medali emas dalam ISG Riyadh 2025
Perenang Indonesia Adelia (tengah) meraih medali emas dalam ISG Riyadh 2025

 Prestasi membanggakan datang dari cabang olahraga renang. Perenang muda Indonesia, Adellia, berhasil mempersembahkan medali emas di nomor 200 meter gaya dada putri pada ajang Islamic Solidarity Games (ISG) Riyadh 2025 yang berlangsung di Arab Saudi.

Bertanding di Olympic Pool Riyadh, Adellia tampil gemilang dengan catatan waktu 2 menit 32,24 detik, unggul tipis atas wakil Turki Pinar Donmez yang mencatatkan waktu 2:32,91 detik, serta Lynn El Hajj dari Lebanon di posisi ketiga dengan 2:33,93 detik. Kemenangan ini menjadi emas pertama tim renang Indonesia di ISG 2025.

Adellia mengaku tak menyangka bisa meraih hasil terbaik tersebut. Ia bahkan menyebut medali ini sebagai hadiah ulang tahun yang tak terlupakan.

“(Medali emas) ini benar-benar jadi kejutan dan kado ulang tahun paling spesial buat saya,” ujar Adellia dalam laporan resmi Komite Olimpiade Indonesia (KOI) di Jakarta, Selasa 11 November 2025.

Hitung Mundur 60 Hari, Arab Saudi Bersiap Gelar Islamic Solidarity Games 2025

Atlet berusia 21 tahun itu menuturkan, sejak awal tidak menargetkan medali karena kondisi fisiknya sempat kurang fit menjelang perlombaan.

Perjalanan panjang menuju arena pertandingan yang memakan waktu hingga dua jam juga menjadi tantangan tersendiri. Namun, semangatnya untuk menikmati setiap momen lomba justru membuahkan hasil manis.

“Saya hanya bertekad menikmati perlombaan dan berusaha menampilkan kemampuan terbaik,” ucapnya.

Keberhasilan Adellia melengkapi hasil positif tim renang Indonesia yang sebelumnya meraih satu perak dari nomor mixed 4x100 meter medley relay lewat aksi Farrel Armandio Tangkas, Muhammad Dwiky Raharjo, Azzahra Permatahani, dan Nadia Aisha Nurazmi dengan catatan waktu 4:03,53 detik. Sementara itu, Flairene Candrea juga menambah koleksi medali dengan perunggu di nomor 100 meter gaya punggung putri (1 menit 4,20 detik).

Pelatih kepala tim renang Indonesia, Albert Christiandi Sutanto, menyebut pencapaian Adellia sebagai kejutan manis. Ia mengungkapkan bahwa sebelum lomba, Adellia menunjukkan kesiapan mental yang sangat kuat dan rasa percaya diri tinggi.

“Tapi Adellia justru tampil sangat tenang dan percaya diri. Ini hasil kerja keras dan konsistensinya selama pelatnas,” kata Albert.

Ia menambahkan, performa Adellia di nomor 100 meter gaya dada sebelumnya sebenarnya sudah menunjukkan potensi besar, meski belum beruntung. Emas di 200 meter menjadi bukti bahwa kerja kerasnya mulai berbuah hasil.

Menurut Albert, hasil ini juga menjadi sinyal positif bagi tim renang Indonesia dalam menatap SEA Games dan ajang internasional berikutnya.

“Keberhasilan ini membuktikan performa luar biasa dari Adellia dan seluruh tim. Kami optimistis hasil ini akan memotivasi mereka menghadapi kompetisi besar berikutnya,” ujar Albert. (Ant)