Petuah Jenderal RPKAD Sarwo Edhie Wibowo yang Paling Membekas di Pikiran AHY
Mantan Komandan Resimen Para Komando Angkatan Darat (RPKAD) -- sekarang Kopassus, yang ditugaskan menumpas G30S PKI, Jenderal TNI (purn) Sarwo Edhie Wibowo dianugerahi gelar pahlawan nasional oleh Presiden Prabowo Subianto pada peringatan Hari Pahlawan, 10 November 2025 di Istana Negara.
Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan (Menko Infra) Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mewakili keluarga, menerima gelar pahlawan nasional untuk Sarwo Edhie Wibowo. Ia mengenang pelajaran hidup dari almarhum kakeknya, Jenderal Sarwo Edhie Wibowo.
Sarwo Edhie, yang di lingkungan keluarga dipanggil dengan sebutan "Pak Ageng", menerima anugerah Pahlawan Nasional dari Presiden Prabowo sebagaimana ditetapkan dalam Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 116.TK/Tahun 2025 tentang Penganugerahan Gelar Pahlawan Nasional.
Presiden RI Prabowo Subianto memberikan plakat gelar pahlawan Sarwo Edhie Wibowo
"Beliau selalu mengajarkan kepada kami semua, Beliau adalah seorang tokoh yang, seorang figur yang sederhana, tetapi memiliki nilai dan prinsip yang kuat baik dalam kepemimpinan maupun dalam memaknai kehidupan. Beliau selalu mengajarkan kepada kami anak cucunya untuk terus menegakkan kebenaran di atas jalan Tuhan," kata AHY di Istana Kepresidenan RI, Jakarta, Senin
"Itu kalimat yang selalu terkenal dalam hati dan pikiran kami semua, menegakkan kebenaran di atas jalan Tuhan, artinya kita harus memiliki keberanian untuk memperjuangkan kebenaran dan keadilan untuk negeri ini, untuk masyarakat. Saya tentunya bukan hanya mengidolakan beliau, tetapi juga ingin bisa melanjutkan (perjuangan, red.) Beliau," sambung AHY.
AHY atas nama keluarga besar Sarwo Edhie Wibowo, mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada Presiden Prabowo Subianto dan pemerintah Indonesia atas yang telah menganugerahkan anugerah Pahlawan Nasional ini.
"Ini adalah sebuah kehormatan yang luar biasa atas jasa dan pengabdian Beliau sebagai seorang prajurit, yang kemudian menjadi salah satu tokoh," ujar AHY
Dalam kesempatan yang sama, AHY mengangkat kembali peran Sarwo Edhie dalam sejarah bangsa.
"Beliau memiliki jasa yang penting dalam pemberantasan G30S/PKI. Ini sudah tentunya menjadi pengingat kepada kami semua, keluarga besar, dan generasi penerus untuk bisa melanjutkan segala legacy, dan sekaligus cita-cita dan nilai-nilai perjuangan Beliau semasa hidupnya. Saya bersama keluarga juga mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada masyarakat Indonesia yang juga masih terus mengenang dan memuliakan Beliau," ujar AHY.
Selain Sarwo Edhie Wibowo, Presiden Prabowo juga menganugerahkan gelar pahlawan nasional terhadap 9 orang lainnya. Berikut merupakan daftar lengkapnya:
1. Abdurrahman Wahid dari Jawa Timur;
2. Soeharto dari Jawa Tengah;
3. Marsinah dari Jawa Timur;
4. Mochtar Kusumaatmaja dari Jawa Barat;
5. Rahma El Yunusiyyah dari Sumatera Barat;
6. Sarwo Edhie Wibowo dari Jawa Tengah;
7. Sultan Muhammad Salahuddin dari Nusa Tenggara Barat;
8. Syaikhona Muhammad Kholil dari Jawa Timur;
9. Tuan Rondahaim Saragih dari Sumatera Utara;
10. Zainal Abidin Syah dari Maluku Utara.