Saksi Ungkap Kronologi KA Bangunkarta Tabrak Motor dan Mobil di Sleman, Palang Tidak Menutup

KA Bangunkarta, kecelakaan KA Bangunkarta, kecelakaan kereta api hari ini, ka bangunkarta, ka bangunkarta kecelakaan, kecelakaan ka bangunkarta, tabrakan kereta hari ini, Saksi Ungkap Kronologi KA Bangunkarta Tabrak Motor dan Mobil di Sleman, Palang Tidak Menutup

KA Bangunkarta menabrak sejumlah kendaraan di perlintasan sebidang antara Stasiun Brambanan-Maguwo, Sleman, DIY.

Kecelakaan tersebut terjadi sekitar pukul 10.35 WIB ketika sejumlah motor dan mobil masih melintas dan kereta masih melaju.

Berdasarkan video yang diunggah akun X @mer***, Selasa (4/11/2025), KA Bangunkarta langsung menyambar kendaraan yang berada di tengah perlintasan hingga terpental dan ringsek.

Kronologi Kecelakaan KA Bangunkarta Hari Ini

Salah satu warga bernama Yesi mengungkap kronologi kecelakaan KA Bangunkarta hari ini ketika menabrak sejumlah kendaraan di perlintasan sebidang antara Stasiun Brambanan-Maguwo.

Ia menjelaskan, dirinya sudah mendengar suara kereta melintas dari arah timur menuju barat.

Sebelum KA Bangunkarta mendekati tempat kejadian perkara (TKP), kereta sudah membunyikan klakson dalam waktu yang cukup lama.

"Dari arah timur itu kereta sudah klakson terus," kata Yesi dikutip dari , Selasa (4/11/2025).

Meski begitu, Yesi mengaku bahwa palang perlintasan belum menutup dan tidak terdengar suara sirine palang.

Akibatnya, beberapa kendaraan masih melintas di perlintasan saat KA Bangunkarta hendak melintas.

Dalam hitungan detik, KA Bangunkarta langsung menabrak sejumlah sepeda motor dan mobil.

"Dari arah utara itu ada mobil merah, belakangnya ada sepeda motor. Ya langsung nabrak begitu saja," ungkap Yesi.

Ia menambahkan, dirinya sempat melihat petugas palang pintu berada di dalam pos.

Berdasarkan pengamatannya, petugas tampak menggebrak-nggebrak meja.

Tiga Orang Tewas Usai KA Bangunkarta Kecelakaan

Terpisah, Kapolsek Prambanan Kompol Dede Setiyarto Harsoyo mengatakan, tiga orang tewas usai KA Bangunkarta mengalami kecelakaan di Sleman.

Korban meninggal sudah dibawa oleh Forensik Bhayangkara, empat orang yang mengalami luka-luka sudah dilarikan ke RS Bhayangkara dan RS Islam PDHI.

Dede menuturkan, empat korban luka terdiri dari sepasang suami-istri dan dua balita.

Selain itu, data yang diperoleh kepolisian menunjukkan, kecelakaan KA Bangunkarta melibatkan satu mobil dan dua sepeda motor.

Meski begitu, polisi masih mendalami penyebab kecelakaan, termasuk gangguan pada palang perlintasan.

"Tadi saya cek di RS Bhayangkara, driver luka ada di kepala lecet-lecet, kemudian yang pendampingnya luka di kepala, lecet-lecet dan patah tulang," ujar Dede dikutip dari TribunJogja, Selasa (4/11/2025).

KAI Daop 6 Yogyakarta Minta Maaf

Manager Humas KAI Daop 6 Yogyakarta Feni Novida Saragih sudah menyampaikan permohonan maaf dan ucapan belasungkawa usai KA Bangunkarta terlibat kecelakaan dengan sejumlah kendaraan di Sleman.

Ia mengatakan, pihaknya sangat menyayangkan peristiwa tersebut sambil menegaskan komitmen KAI untuk mendampingi dan mendukung setiap proses yang dibutuhkan.

Selain itu, Feni juga menegaskan bahwa seluruh awak dan penumpang KA 161 Bangunkarta dalam kondisi selamat dan aman. Kereta yang terlibat kecelakaan juga sudah melanjutkan perjalanan.

“KAI Daop 6 Yogyakarta sangat menyayangkan kejadian ini dan diharapkan tidak terjadi di kemudian hari. Kami akan mendampingi dan mendukung seluruh proses yang dibutuhkan. Masyarakat juga kami imbau untuk senantiasa berhati-hati dan waspada serta mematuhi rambu-rambu yang berlaku,” ujar Feni.

Untuk penyebab masih dalam pemeriksaan dan penyelidikan. Saat ini KAI Daop 6 berfokus pada penanganan korban dan pendampingan keluarga untuk seluruh proses yang dibutuhkan.

Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Ikuti terus update topik ini dan notifikasi penting di Aplikasi KOMPAS.com.