KA Bangunkarta Tabrak Kendaraan di Perlintasan Brambanan-Maguwo, Mobil Langsung Terpental
Video yang memperlihatkan Kereta Api (KA) Bangunkarta bertabrakan dengan mobil dan motor, ramai di media sosial X.
Berdasarkan video yang diunggah akun X @mer****, Selasa (4/11/2025), KA Bangunkarta terlihat berhenti di tengah perlintasan yang ramai kendaraan.
Sementara itu, video amatir yang diterima Kompas.com menunjukkan, kereta melintas saat kendaraan masih melaju di tengan rel.
Dalam hitungan detik, KA Bangunkarta menghantam beberapa kendaraan hingga sebuah mobil tepental dan ringsek.
Petugas KAI yang berada di salah satu rel segera berlari ke titik kecelakaan, semetara kereta terlihat masih melaju dengan kecpatan sedang.
KAI Daop 6 Yogyakarta Mohon Maaf
Manager Humas KAI Daop 6 Yogyakarta Feni Novida Saragih menyampaikan permintaan maaf atas insiden yang melibatkan KA Bangunkarta.
Ia menjelaskan, peristiwa tersebut terjadi di perlintasan sebidang antara Stasiun Brambanan -Maguwo sekitar pukul 10.35 WIB.
“KAI Daop 6 Yogyakarta memohon maaf dan berbelasungkawa atas kejadian ini," ujar Feni dalam keterangan resmi yang diterima Kompas.com, Selasa (4/11/2025).
"Kami sangat menyayangkan dan akan mendampingi dan mendukung setiap proses yang dibutuhkan,” tambahnya.
Feni menambahkan, seluruh awak dan penumpang KA 161 Bangunkarta dalam kondisi selamat dan aman.
KA Bangunkarta yang sempat terlibat kecelakaan juga sudah melanjutkan perjalanan.
“KAI Daop 6 Yogyakarta sangat menyayangkan kejadian ini dan diharapkan tidak terjadi di kemudian hari," imbuh Feni.
"Kami akan mendampingi dan mendukung seluruh proses yang dibutuhkan. Masyarakat juga kami imbau untuk senantiasa berhati-hati dan waspada serta mematuhi rambu-rambu yang berlaku,” sambungnya.
Hingga berita ini diturunkan, KAI Daop 6 Yogyakarta masih melakukan pemeriksaan dan penyelidikan terkait kecelakaa yang melibatkan KA Bangunkarta.
Saat ini KAI Daop 6 berfokus pada penanganan korban dan pendampingan keluarga untuk seluruh proses yang dibutuhkan.
Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Ikuti terus update topik ini dan notifikasi penting di Aplikasi KOMPAS.com.