Bukan Lebron, Bukan Curry, Ini Sosok yang Disebut Penerus Michael Jordan
San Antonio Spurs tampil luar biasa di awal musim NBA 2025/2026. Tim asuhan Gregg Popovich itu melanjutkan tren kemenangan setelah menaklukkan Miami Heat dengan skor 107–101, Jumat 31 Oktober 2025.
Sang bintang muda, Victor Wembanyama, kembali jadi pusat perhatian. Pebasket asal Prancis itu mencetak 27 poin, 18 rebound, dan 6 assist, performa yang membuat publik NBA makin gencar membandingkannya dengan legenda hidup, Michael Jordan.
Kemenangan atas Heat menandai rekor baru bagi Spurs. Untuk pertama kalinya dalam sejarah klub, mereka membuka musim NBA dengan lima kemenangan beruntun. Dan di balik performa gemilang itu, nama Wembanyama jadi kunci utama.
Peningkatan performa Wembanyama musim ini benar-benar mencolok. Ia kini mencatat rata-rata 30,2 poin per gim, naik dari 24,3 poin musim lalu. Rata-rata rebound-nya pun melonjak menjadi 14,6 per laga, dari sebelumnya 11.
Sang pemain berusia 21 tahun itu juga tercatat sebagai satu-satunya pebasket selain Jordan yang mampu membukukan laga beruntun dengan minimal lima steal dan lima block.
“Rasanya luar biasa, tapi kami tahu kemenangan ini bukan kebetulan. Kami bekerja keras dari awal musim, dan kami ingin menjaga momentum ini selama mungkin,” ujar Wembanyama seusai pertandingan.
Dalam wawancara usai laga, Wembanyama tak bisa menyembunyikan rasa bangganya. “Saya hanya berpikir tentang rekor 5–0, tentang sejarah Spurs, dan saya bangga menjadi bagian dari tim ini,” ucapnya.
Wemby menegaskan, energi dari fans dan kerja keras tim menjadi bahan bakar utamanya di lapangan. “Itu seperti tanda seru di akhir kemenangan. Saya cuma mengikuti energi itu,” tambahnya.
Spurs akan kembali turun ke lapangan pada Minggu (2/11/2025) melawan Phoenix Suns, yang baru mencatat satu kemenangan dari lima laga. Momentum ini jadi peluang besar bagi San Antonio untuk memperpanjang tren positif mereka menjadi 6–0.
Jika terus tampil konsisten, bukan tidak mungkin Wembanyama bakal benar-benar jadi “The Next Jordan” — setidaknya dalam hal pengaruh besar di lapangan dan aura pemimpin yang sudah mulai ia tunjukkan sejak awal musim.