Tiga Fakta Pilu dari Kemerosotan Liverpool di Bawah Arne Slot
Krisis kian mendalam di kubu Liverpool setelah mereka kembali menelan kekalahan telak 0-3 dari Crystal Palace pada babak ketiga Piala Liga Inggris (Carabao Cup), Rabu (29/10/2025) atau Kamis dini hari WIB.
Laga Liverpool vs Crystal Palace yang digelar di Stadion Anfield itu menjadi babak baru dari periode sulit tim asuhan Arne Slot.
Tiga gol kemenangan Crystal Palace masing-masing dicetak oleh Ismaila Sarr pada menit ke-41 dan 45, serta Yeremy Pino di menit ke-88.
Kekalahan ini membuat Liverpool sang finalis musim lalu tersingkir dari ajang Carabao Cup dan menambah panjang rentetan hasil buruk mereka sepanjang musim 2025/2026.
Berikut tiga fakta pilu yang mencerminkan kemerosotan performa Liverpool dalam beberapa pekan terakhir.
1. Gagal Menang dan Kebobolan dalam 10 Laga Beruntun
Kekalahan dari Crystal Palace membuat Liverpool kini gagal mencatat clean sheet dalam 10 pertandingan beruntun di semua ajang.
Pertahanan yang dulu menjadi salah satu kekuatan utama mereka kini terlihat rapuh.
Sejak awal Oktober, gawang Liverpool selalu kebobolan, termasuk dalam laga-laga penting di Premier League dan Liga Champions.
Arne Slot menghadapi pekerjaan berat untuk mengembalikan soliditas lini belakang timnya yang kini menjadi salah satu titik lemah utama.
2. Enam Kekalahan dari Tujuh Pertandingan
Hasil melawan Crystal Palace juga memperpanjang catatan buruk Liverpool: enam kekalahan dari tujuh laga terakhir di semua kompetisi.
Sejak 27 September, tidak ada tim dari lima liga top Eropa yang menelan kekalahan sebanyak itu dalam periode sama.
Selain tersingkir di Carabao Cup, Liverpool juga sudah dua kali dikalahkan oleh lawan sama musim ini. Mereka kalah dari Crystal Palace di ajang Community Shield lewat adu penalti (3-2) dan takluk 1-2 di Premier League.
Wataru Endo bereaksi setelah Crystal Palace mencetak gol dalam pertandingan sepak bola putaran keempat Piala Liga Inggris antara Liverpool vs Crystal Palace di Anfield di Liverpool, barat laut Inggris pada 29 Oktober 2025. (Foto oleh Paul ELLIS / AFP)
Pelatih Arne Slot mengakui performa timnya jauh dari harapan.
“Ada banyak alasan mengapa kami kehilangan enam dari tujuh laga, tetapi tidak ada yang cukup baik untuk membenarkan hasil seperti ini,” ujar Slot usai pertandingan.
“Saya bisa mencari alasan, tetapi enam kekalahan dari tujuh pertandingan jelas terlalu banyak.”
3. Kekalahan Terburuk di Anfield dalam 91 Tahun
Hasil 0-3 dari Crystal Palace juga mencatat sejarah kelam. Ini adalah kali pertama sejak Februari 1934 Liverpool kalah di pertandingan piala domestik di Anfield dengan selisih tiga gol tanpa mencetak satu pun.
Terakhir kali hal itu terjadi adalah saat mereka kalah 0-3 dari Bolton Wanderers di Piala FA.
Dengan tren negatif yang belum menunjukkan tanda-tanda membaik, tekanan terhadap Arne Slot pun semakin besar.
Liverpool kini menghadapi periode krusial untuk menghindari krisis yang lebih dalam dan memulihkan kepercayaan diri di tengah padatnya jadwal kompetisi.
Pasukan Slot berikutnya akan menjamu Aston Villa di Anfield pada Sabtu (1/11/2025) dan lanjut menghadapi Real Madrid pada Selasa (4/11/2025).
Serasa belum berat, The Reds kemudian akan menghadapi Manchester City di Stadion Etihad pada Minggu (8/11/2025).