Waskita Karya Garap Proyek Karian Dam-Serpong Conveyance System Senilai Rp 942,22 Miliar

Menteri PU Dody Hanggodo, Waskita Karya
Menteri PU Dody Hanggodo, Waskita Karya

PT Waskita Karya (Persero) Tbk kembali dipercaya pemerintah mengerjakan Paket Pekerjaan Konstruksi Karian Dam-Serpong Conveyance System (KSCS) Project Package 1, dengan total nilai kontrak mencapai US$56,86 juta atau sekitar Rp 942,22 miliar (asumsi kurs Rp 16.571 per dolar AS).

Menteri Pekerjaan Umum (PU), Dody Hanggodo menyatakan, penandatanganan kontrak kerja konstruksi KSCS tersebut merupakan sebuah langkah nyata dalam mewujudkan sistem air baku nasional. Nantinya, hal ini akan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat di tiga provinsi, yang menjadi pusat pertumbuhan yaitu Banten, Jakarta, dan Jawa Barat.

"Proyek KSCS adalah bagian integral dari sistem penyediaan air baku Bendungan Karian," kata Dody dalam keterangannya, Senin, 20 Oktober 2025.

Gedung Hutama Karya [Humas PT Waskita Karya (Persero) Tbk (WSKT)]

Dia memastikan, melalui infrastruktur ini air dari Karian dijalankan ke Serpong untuk melayani hampir dua juta jiwa, atau setara 360 ribu sambungan rumah. "Serta akan mendukung sektor industri UMKM di kawasan metropolitan," ujarnya.

Dody menambahkan, pembangunan ini menyimpan makna lebih besar, karena sebagai penghubung kehidupan dan keadilan sosial. Aliran air dari bendungan ke rumah tangga pun memperlihatkan potensi alam bagi kemakmuran rakyat.

Senada, Direktur Utama Waskita Karya, Muhammad Hanugroho alias Oho mengatakan, perseroan merasa bangga dapat terlibat dalam pembangunan KSCS.

Menurutnya, proyek ini merupakan implementasi pemanfaatan air baku dari Bendungan Karian, melalui sistem perpipaan ke wilayah layanan di Kabupaten Lebak, Kabupaten Tangerang, Kota Tangerang Selatan, Kota Tangerang, serta Kabupaten Bogor.

"Keberadaan KSCS bertujuan menyediakan air baku untuk tiga provinsi yaitu Banten sebesar 9,5 meter kubik (m3) per detik, DKI Jakarta 3,45 m3 per detik, dan Jawa Barat 0,95 m3 per detik. Maka, masyarakat akan lebih mudah mendapatkan air bersih," ujar Oho.

Dia menambahkan, KSCS lebih dari sekadar proyek konstruksi, karena tidak hanya memberikan menyediakan air baku di wilayah Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM), tapi juga meningkatkan taraf hidup, kesehatan, dan sanitasi di lingkungan masyarakat. Pengerjaan proyek Sumber Daya Air (SDA) ini, kata dia, menjadi wujud komitmen menegaskan, peran Waskita Karya dalam mendukung program pemerintah.

"Proyek tersebut akan menjadi bagian penting dalam memperkuat ketahanan air nasional. KSCS pun mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan atau SDGs pada sektor air bersih dan sanitasi," ujarnya.