Hari Ini Malam Jumat Apa? Cek Weton 17 Oktober 2025 di Kalender Jawa

Jumat Pahing, malam jumat apa hari ini, malam Jumat, malam jumat apa kalender jawa, Hari Ini Malam Jumat Apa? Cek Weton 17 Oktober 2025 di Kalender Jawa

Malam ini adalah malam Jumat ketiga yang jatuh di bulan Oktober 2025.

Berbeda dengan kalender Masehi yang menghitung pergantian hari pada pukul 24.00, kalender Jawa memulai hitungan harinya sejak matahari terbenam atau saat waktu surup.

Adapun weton yang berlaku malam ini mengikuti weton esok hari dalam kalender Masehi, yaitu Jumat, 17 Oktober 2025

Waktu surup yang juga dikenal dengan sebutan sandekala dipandang sebagai momen sakral yang sering dikaitkan dengan kehadiran hal-hal gaib.

Sehingga, malam Jumat akan dimulai pada sore hari setelah waktu surup hingga esok ketika matahari mulai terbit.

Selain itu, malam jumat dalam tradisi Jawa diyakini sarat makna spiritual, nilai budaya, serta menjadi waktu untuk melakukan ritual tertentu.

Hari Ini Malam Jumat Apa?

Dalam Kalender Hijriah Indonesia Tahun 2025 yang diterbitkan Kementerian Agama RI, berikut kalender Jawa pada malam jumat ini.

Kalender Masehi: Jumat, 17 Oktober 2025

Kalender Jawa: 25 Bakda Mulud 1959 Dal

Weton: Jumat Pahing

Wuku: Gumbreg

Kepercayaan Terkait Malam Jumat Pahing

Orang-orang Jawa percaya pada hari-hari tertentu merupakan hari yang sakral, seperti yang tertulis dalam primbon Jawa.

Bahkan, sejumlah hari konon memiliki aura magis yang kuat sehingga kerap digunakan oleh masyarakat Jawa untuk melangsungkan ritual.

Salah satu hari yang dianggap sakral oleh sebagian masyarakat Jawa adalah hari Jumat .

Keyakinan semacam ini menjadi bagian dari pandangan hidup masyarakat Jawa yang memadukan unsur spiritual, budaya, dan agama.

Salah satu bentuk penghayatan yang masih lestari hingga kini adalah tradisi tahlilan pada malam Jumat.

Tahlilan menjadi wujud kebersamaan warga desa dalam berdoa dan memohon keselamatan.

Acara biasanya diawali pembacaan surat Yasin dan doa bersama, kemudian ditutup dengan menyantap hidangan sederhana yang disiapkan tuan rumah.

Tradisi ini tidak hanya dilakukan saat ada keluarga yang meninggal dunia.

Di banyak tempat, tahlilan rutin diadakan setiap malam Jumat di rumah warga, mushola, atau masjid desa, sebagai simbol syukur dan pengingat untuk saling mendoakan.

Hingga kini, kalender Jawa masih sering dijadikan rujukan untuk mengetahui weton dan neptu, terutama bagi masyarakat yang menjaga kesakralan nilai-nilai adat Jawa.

Kalender ini bukan hanya dipakai untuk menentukan hari baik, tetapi juga menjadi pengingat waktu pelaksanaan berbagai tradisi penting yang dianggap sakral.

Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Ikuti terus update topik ini dan notifikasi penting di Aplikasi KOMPAS.com.