Kalender Jawa Desember 2025 Lengkap dengan Weton dan Pasaran, Kapan Malam Jumat Kliwon?
Kalender Jawa Desember 2025 menjadi panduan penting dalam menjalani berbagai aktivitas Bagi masyarakat yang masih menjaga tradisi penanggalan Jawa
Tidak hanya sekadar penanda waktu, kalender ini juga dipakai untuk menentukan hari baik, mulai dari hajatan, perjodohan, hingga kegiatan spiritual.
Di dalamnya, setiap tanggal dilengkapi dengan tiga unsur utama, yaitu weton, neptu, dan wuku. Ketiganya diyakini memengaruhi energi, keberuntungan, bahkan kecocokan seseorang dalam hidup.
Dalam penanggalan Jawa, terdapat beberapa hari yang biasanya digunakan untuk melakukan ritual tertentu, seperti pada malam Selasa Kliwon dan Jumat Kliwon.
Pada kalender Jawa Desember 2025, terdapat weton Selasa Kliwon yang jatuh pada 9 Desember 2025. Sementara, weton Jumat Kliwon jatuh pada tanggal 19 Desember 2025.
Adapun akhir bulan Jumadilakhir atau 29 Jumadilakir 1959 Dal jatuh pada Sabtu Legi, 20 Desember 2025.
Kemudian, awal bulan Rejeb atau 1 Rejeb 1959 Dal jatuh pada Minggu Pahing, 21 Desember 2025.
Kalender Jawa Desember 2025
Melansir kalender 2025 yang diunggah oleh Kementerian Agama (Kemenag), berikut adalah kalender Jawa Desember 2025 lengkap dengan informasi weton, neptu, dan wuku untuk setiap harinya.
- 1 Desember 2025 : Senin Pahing, 10 Jumadilakir 1959 Dal (Neptu 13) Wuku: Langkir
- 2 Desember 2025 : Selasa Pon, 11 Jumadilakir 1959 Dal (Neptu 10) Wuku: Langkir
- 3 Desember 2025 : Rabu Wage, 12 Jumadilakir 1959 Dal (Neptu 11) Wuku: Langkir
- 4 Desember 2025 : Kamis Kliwon, 13 Jumadilakir 1959 Dal (Neptu 16) Wuku: Langkir
- 5 Desember 2025 : Jumat Legi, 14 Jumadilakir 1959 Dal (Neptu 11) Wuku: Langkir
- 6 Desember 2025 : Sabtu Pahing, 15 Jumadilakir 1959 Dal (Neptu 18) Wuku: Langkir
Wuku: Mandalasiya
- 7 Desember 2025 : Minggu Pon, 16 Jumadilakir 1959 Dal (Neptu 12) Wuku: Mandalasiya
- 8 Desember 2025 : Senin Wage, 17 Jumadilakir 1959 Dal (Neptu 8) Wuku: Mandalasiya
- 9 Desember 2025 : Selasa Kliwon, 18 Jumadilakir 1959 Dal (Neptu 11) Wuku: Mandalasiya
- 10 Desember 2025 : Rabu Legi, 19 Jumadilakir 1959 Dal (Neptu 12) Wuku: Mandalasiya
- 11 Desember 2025 : Kamis Pahing, 20 Jumadilakir 1959 Dal (Neptu 17) Wuku: Mandalasiya
- 12 Desember 2025 : Jumat Pon, 21 Jumadilakir 1959 Dal (Neptu 13) Wuku: Mandalasiya
- 13 Desember 2025 : Sabtu Wage, 22 Jumadilakir 1959 Dal (Neptu 13) Wuku: Mandalasiya
Wuku: Julung Pujut
- 14 Desember 2025 : Minggu Kliwon, 23 Jumadilakir 1959 Dal (Neptu 13) Wuku: Julung Pujut
- 15 Desember 2025 : Senin Legi, 24 Jumadilakir 1959 Dal (Neptu 9) Wuku: Julung Pujut
- 16 Desember 2025 : Selasa Pahing, 25 Jumadilakir 1959 Dal (Neptu 12) Wuku: Julung Pujut
- 17 Desember 2025 : Rabu Pon, 26 Jumadilakir 1959 Dal (Neptu 14) Wuku: Julung Pujut
- 18 Desember 2025 : Kamis Wage, 27 Jumadilakir 1959 Dal (Neptu 12) Wuku: Julung Pujut
- 19 Desember 2025 : Jumat Kliwon, 28 Jumadilakir 1959 Dal (Neptu 14) Wuku: Julung Pujut
- 20 Desember 2025 : Sabtu Legi, 29 Jumadilakir 1959 Dal (Neptu 14) Wuku: Julung Pujut
Wuku: Pahang
- 21 Desember 2025 : Minggu Pahing, 1 Rejeb 1959 Dal (Neptu 14) Wuku: Pahang
- 22 Desember 2025 : Senin Pon, 2 Rejeb 1959 Dal (Neptu 11) Wuku: Pahang
- 23 Desember 2025 : Selasa Wage, 3 Rejeb 1959 Dal (Neptu 7) Wuku: Pahang
- 24 Desember 2025 : Rabu Kliwon, 4 Rejeb 1959 Dal (Neptu 15) Wuku: Pahang
- 25 Desember 2025 : Kamis Legi, 5 Rejeb 1959 Dal (Neptu 13) Wuku: Pahang
- 26 Desember 2025 : Jumat Pahing, 6 Rejeb 1959 Dal (Neptu 15) Wuku: Pahang
- 27 Desember 2025 : Sabtu Pon, 7 Rejeb 1959 Dal (Neptu 16) Wuku: Pahang
Wuku: Kuru Welut
- 28 Desember 2025 : Minggu Wage, 8 Rejeb 1959 Dal (Neptu 9) Wuku: Kuru Welut
- 29 Desember 2025 : Senin Kliwon, 9 Rejeb 1959 Dal (Neptu 12) Wuku: Kuru Welut
- 30 Desember 2025 : Selasa Legi, 10 Rejeb 1959 Dal (Neptu 8) Wuku: Kuru Welut
- 31 Desember 2025 : Rabu Pahing, 11 Rejeb 1959 Dal (Neptu 16) Wuku: Kuru Welut
Sebagai catatan, weton adalah perpaduan antara hari dan pasaran Jawa, seperti Jumat Kliwon atau Rabu Pon. Kombinasi ini dipercaya menggambarkan karakter serta nasib seseorang.
Sementara itu, neptu berasal dari nilai angka hasil penjumlahan hari dan pasaran. Perhitungan ini kerap digunakan untuk melihat kecocokan jodoh atau menentukan waktu terbaik dalam memulai usaha.
Ada pula wuku, yaitu sistem pekan yang terdiri dari 30 siklus mingguan. Setiap wuku memiliki simbolisme tertentu dan dianggap memberi warna pada suasana maupun energi di pekan tersebut.
Perlu dipahami bahwa perhitungan Kalender Jawa merupakan salah satu warisan budaya masyarakat Jawa yang sudah turun-temurun yang berakar pada tradisi serta keyakinan spiritual leluhur.
Karena itu, pandangan mengenai perhitungan tanggal berdasarkan weton sebaiknya dilihat sebagai pengetahuan budaya yang patut dihargai, bukan sebagai penentu mutlak sifat maupun jalan hidup seseorang.
Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme. Berikan apresiasi sekarang