Imbas Sanksi FIFA, JDT Coret 3 Pemain Timnas Malaysia Hadapi Klub Jepang

Johor Darul Ta'zim, FIFA, sanksi FIFA, ACL Elite 2025/2026, Johor Darul Takzim vs Machida Zelvia, Imbas Sanksi FIFA, JDT Coret 3 Pemain Timnas Malaysia Hadapi Klub Jepang

Johor Darul Takzim (JDT) akan menghadapi Machida Zelvia di pertandingan AFC Champions League Elite 2025-2026.

Laga JDT vs Machida Zelvia akan digelar di Stadion Sultan Ibrahim pada Selasa (30/9/2025) malam WIB.

Jelang menghadapi wakil Jepang tersebut, JDT masih dibayang-bayangi sanksi FIFA terhadap tiga pemainnya yaitu Hector Hevel, Jon Irazabal, dan Joao Figueiredo.

Tiga pemain JDT tersebut termasuk dalam tujuh pemain yang mendapat hukuman dari FIFA berupa larangan beraktivistas selama 12 bulan di dunia sepak bola dan denda sekitar Rp41 juta untuk masing-masing.

FIFA menjatuhkan sanksi tersebut karena pemalsuan dokumen untuk bisa memperkuat timnas Malaysia.

Alhasil, JDT memutuskan untuk mencoret tiga pemain andalannya itu untuk menghormati keputusan FIFA.

Fokus Hadapi Wakil Jepang di ACLE

Pelatih JDT Xisco Munoz menegaskan timnya berupaya fokus menghadapi Machida Zelvia di tengah skandal yang melibatkan pemainnya.

Munoz dalam keterangannya mengatakan para pemainnya harus tetap fokus dan berupaya memberikan yang terbaik untuk para penggemar.

"Salah satu hal yang sedang kami pikirkan saat ini adalah memberikan fokus maksimal pada para pemain, dan inilah yang sedang kami lakukan," kata Munoz pada Senin (29/9/2025) dikutip dari The Star.

"Yang terpenting adalah kami fokus pada pertandingan, pada apa yang kami lakukan secara teknis, pada apa yang kami coba berikan kepada para pemain dan memberikan yang terbaik bagi para penggemar kami.

"Saat ini, itulah yang terpenting bagi kami," sambungnya.

Siapkan Pemain Pengganti

Kehilangan tiga pemain kuncinya tak membuat Munoz pusing. Ia menegaskan JDT memiliki banyak pemain yang berkualitas.

Besok, kami akan berusaha menampilkan performa terbaik kami. Kami selalu memiliki 33 atau 34 pemain dengan level yang bagus, dan besok pasti kami akan memberikan kesempatan kepada pemain lain," kata Munoz.

"Kami akan memilih 11 pemain terbaik pertama dan, setelah itu, bagi mereka yang mendapat kesempatan untuk memberikan yang terbaik," ujarnya.

Munoz mengutarakan bahwa kunci kebangkitan JDT adalah kerja sama dan mental yang kuat.

"Besok, kami harus memberikan yang terbaik untuk tim kami dan... semua orang (harus) tetap kuat," tandasnya.

JDT menargetkan kemenangan perdana di ACLE setelah di laga sebelumnya menelan kekalahan atas Buriram United dengan skor 2-1.

Di saat situasi tidak menentu, Kompas.com tetap berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Ikuti terus update terkini dan notifikasi penting di Aplikasi Kompas.com.