Analisis Bojan Hodak Usai Lucho Gagal Penalti bagi Persib Bandung
Persib Bandung kembali mengalami kegagalan dalam mengeksekusi peluang dari titik penalti menjadi gol, kali ini di laga kontra Persita Tangerang.
Adalah gelandang asal Argentina, Luciano Guaycochea, yang tak mampu menunaikan tugasnya dengan sempurna; tendangannya dapat diantisipasi oleh penjaga gawang Persita, Igor Rodrigues.
2 Persib dari Persita merupakan kekalahan kedua kalinya musim ini di Super League 2025-2026, pada Sabtu (27/9/2025) di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali.
Penampilan Lucho, sapaan akrab sang pemain, kemudian jadi sorotan. Ia banyak kehilangan bola dan tampak minim rasa percaya diri.
Pelatih Persib, Bojan Hodak, menyadari akan hal itu, dan pada menit ke-68, ia digantikan oleh Adam Alis.
“Dengar, terkadang ini bukan harimu, jadi dia gagal penalti, di sinilah semuanya menjadi serba salah,” kata Hodak.
“Setelah itu, dia mungkin terpengaruh secara mental karena mulai kehilangan banyak bola, dan itulah alasan mengapa saya menggantinya keluar,” papar Hodak.
Namun, pelatih asal Kroasia itu yakin Lucho bisa mengatasi fase tersebut dan akan siap kembali kala dipercaya di laga lanjutan.
Persib bertolak ke Thailand untuk melakoni laga kedua AFC Champions League Two (ACL 2) 2025-2026 melawan Bangkok United, pada Rabu (1/10/2025).
“Tetapi saya pikir tidak ada masalah, pertandingan berikutnya dia akan siap,” jelasnya.
Persib Sudah Gagal Penalti Tiga Kali
Penyerang Persib Bandung Uilliam Barros merayakan gol penyama skor 1-1 pada laga melawan Arema FC pada pekan keenam Super League 2025-2026, Senin (22/9/2025) di Stadion Kanjuruhan.
Kegagalan Lucho dari titik putih membuat Persib sudah gagal penalti tiga kali musim ini.
Sebelumnya, Persib gagal dua kali mencetak gol dari titik putih di partai melawan PSIM Yogyakarta, pada 24 Agustus di Sultan Agung Bantul.
Kala itu, Uilliam Barros dan Marc Klok menemui kegagalan dari jarak 12 pas dan Maung Bandung harus menerima hasil imbang lawan tim promosi dengan skor 1-1.
“Kembali, kami gagal penalti, tidak banyak yang bisa dibicarakan, seharusnya kami bisa unggul dengan baik,” sesal Hodak.
Di saat situasi tidak menentu, Kompas.com tetap berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Ikuti terus update terkini dan notifikasi penting di Aplikasi Kompas.com.