Saat Mees Hilgers dan Twente Tolak 2 Tawaran Usai Gagal ke Perancis...

Timnas Indonesia, Bursa Transfer, Perancis, Liga Belanda, Eredivisie, FC Twente, Mees Hilgers, Brest, Twente, Saat Mees Hilgers dan Twente Tolak 2 Tawaran Usai Gagal ke Perancis...

Agen Mees Hilgers, Mohamed Sinouh, mengungkapkan bahwa kliennya bersama FC Twente menolak dua tawaran setelah batal pindah ke klub Perancis, Brest.

Mees Hilgers sebelumnya nyaris merapat ke Brest pada bursa transfer musim panas 2025, namun kepindahan itu gagal terwujud di detik-detik akhir.

Bek Timnas Indonesia itu sudah mencapai kesepakatan dengan Brest, klub Liga Perancis, melalui mekanisme peminjaman dengan opsi pembelian permanen.

Bahkan, FC Twente dan Hilgers telah menyiapkan perpanjangan kontrak sebelum proses kepindahan rampung.

Namun, transfer tersebut batal karena Hilgers tak memiliki waktu cukup untuk menjalani tes medis, syarat wajib sebelum meneken kontrak di klub barunya.

Alhasil, pemain berusia 24 tahun itu harus bertahan di Enschede dan melanjutkan kiprahnya bersama The Tukkers di Eredivisie.

Dua Tawaran dari Klub Belanda

Meski gagal pindah ke Brest, Hilgers tetap diminati klub lain. Menurut Sinouh, ada dua tawaran yang masuk dari klub-klub Liga Belanda pada 2 September 2025, satu hari setelah mayoritas bursa transfer Eropa ditutup.

“Dua klub Belanda lainnya menghubungi saya, menanyakan apakah Mees bersedia dipinjamkan,” kata Mohamed Sinouh, dikutip dari Voetbal Primeur.

“Jendela transfer Belanda masih terbuka untuk satu hari lagi. Namun, baik Twente maupun Mees tidak mendukung hal itu,” lanjutnya.

Penolakan itu diyakini terkait ambisi Hilgers yang ingin melanjutkan karier di luar Belanda, terutama setelah targetnya untuk berkarier di Perancis gagal terwujud.

FC Twente Bekukan Mees Hilgers

Situasi makin pelik bagi Hilgers karena FC Twente memutuskan untuk membekukannya dari skuad utama sejak awal musim 2025-2026.

Ia tak masuk dalam daftar pemain reguler tim asuhan The Tukkers di Eredivisie.

Kabar yang beredar menyebut Hilgers bisa kembali masuk skuad jika bersedia menandatangani kontrak baru.

Sebab, kontrak pemain kelahiran Aersfoort pada 13 Mei 2001 itu hanya tersisa kurang dari satu tahun, atau tepatnya hingga 30 Juni 2026.

“Soal kontrak, kami masih melakukan pembicaraan. Mari kita lihat apa yang akan terjadi,” ucap Sinouh, yang mengaku rutin berkomunikasi dengan Direktur Teknik Twente, Jan Streuer.

Di saat situasi tidak menentu, Kompas.com tetap berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Ikuti terus update terkini dan notifikasi penting di Aplikasi Kompas.com.