Harga Telur Naik, Pembeli di Pasar Kosambi Bandung Berburu Telur Pecah

Pedagang telur sedang melayani pembeli di Pasar Kosambi, Bandung, Jawa Barat
Pedagang telur sedang melayani pembeli di Pasar Kosambi, Bandung, Jawa Barat

 Harga telur ayam di Pasar Kosambi, Kota Bandung, terus mengalami kenaikan dalam dua pekan terakhir. Jika sebelumnya berada di kisaran Rp26.000 per kilogram, kini harganya sudah menembus Rp30.000/kg.

Kenaikan ini berdampak pada pola belanja masyarakat. Banyak pembeli mulai beralih mencari telur pecah yang dijual lebih murah sebagai alternatif.

Menurut keterangan Eeng, salah seorang pedagang, hampir sepertiga konsumennya kini memilih telur pecah ketimbang membeli telur utuh.

“Permintaan naik karena Maulid Nabi, ditambah harga pakan juga ikut naik. Tapi justru omzet kami turun karena pembeli cari telur pecah,” ujar Eeng (55), Minggu (21/9/2025).

Pedagang di pasar tradisional. (ilustrasi)

Pedagang di pasar tradisional. (ilustrasi)

Hal serupa juga dirasakan oleh konsumen. Rahmat, seorang pembeli, mengaku terpaksa mengurangi jumlah belanja akibat harga telur yang terus merangkak naik.

Tak hanya telur ayam, sejumlah kebutuhan pokok lainnya juga mengalami lonjakan harga. Ayam potong kini dijual hingga Rp45.000 per kilogram, sementara cabai rawit hampir menyentuh Rp100.000/kg.

Para pedagang berharap harga segera kembali normal agar daya beli masyarakat, terutama kalangan menengah ke bawah, bisa pulih. (Cepi Kurnia/tvOne/Bandung)