Tak Hanya Simeone, Liverpool Juga Bisa Terancam Sanksi Usai Insiden di Anfield
Pertandingan Liverpool vs Atletico Madrid di Liga Champions diwarnai insiden yang terjadi pada masa injury time. Insiden ini melibatkan Diego Simeone.
Dalah partai matchday pertama Liga Champions di Anfield, Kamis (18/9/2025) itu, insiden terjadi sesaat setelah gol kemenangan Liverpool dicetak Virgil van Dijk (90+2').
Kamera kemudian sempat menyorot selebrasi pemain Liverpool sebelum beralih ke sisi lapangan.
Pelatih Atletico Madrid, Diego Simeone, terlihat mendekati salah satu pendukung tuan rumah, Jonathan Luke Poulter.
Menurut laporan media Spanyol, Poulter melakukan serangkaian hinaan sehingga memicu reaksi Diego Simeone.
Diego Simeone segera terlibat adu mulut dan cekcok dengan suporter tuan rumah itu. Akibatnya, Simeone segera dikeluarkan dari lapangan usai insiden tersebut.
Potensi Sanksi untuk Liverpool
Laporan Mundo Deportivo menyebut Liverpool bisa dimintai pertanggungjawaban atas perilaku Poulter dan suporter lainnya.
Aturan UEFA menyatakan bahwa klub dapat dihukum bila pendukung menyampaikan pesan provokatif, baik melalui kata-kata, gestur, atau benda tertentu.
Hal ini tak menutup kemungkinan termasuk pesan yang bersifat politis, ideologis, atau ofensif.
Sanksi yang dijatuhkan bergantung pada laporan delegasi UEFA. Bentuk hukuman dapat berupa denda atau penutupan sebagian stadion.
Namun, hukuman paling mungkin berupa percobaan selama dua tahun.
Tindak Lanjut Atletico Madrid
Pelatih Atletico Madrid asal Argentina, Diego Simeone, memberi instruksi pada laga Liga Spanyol antara FC Barcelona dan Club Atletico de Madrid di Estadi Olimpic Lluis Companys, Barcelona, 21 Desember 2024.
Sementara itu, Diego Simeone berpotensi menerima hukuman larangan mendampingi Atletico Madrid antara satu hingga tiga laga.
Selain itu, Atletico Madrid dan UEFA melakukan penyelidikan terhadap laporan dugaan ludahan ahli gizi tim, David Lagos, ke arah pendukung Liverpool.
Hasil investigasi akan menentukan apakah ada sanksi tambahan untuk pihak klub.
Diego Simeone kemudian meminta maaf atas tindakannya di Anfield.
Pelatih asal Argentina itu juga menegaskan perlunya perubahan budaya di tribun agar insiden serupa tidak terulang.
Di sisi lain, Poulter mengunggah komentar di media sosial dan menyebut Simeone sebagai "pengecut".
Atletico Madrid dijadwalkan kembali merumput saat melawan RCD Mallorca di Liga Spanyol, Minggu (21/9/2025) pukul 21.15 WIB.
Situasi ini membuat Los Colchoneros harus fokus membagi perhatian antara persiapan pertandingan dan proses penyelidikan.
Di saat situasi tidak menentu, Kompas.com tetap berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Ikuti terus update terkini dan notifikasi penting di Aplikasi Kompas.com.