Tak Punya Tempat Tinggal, Lansia Tunanetra Pasrah Rumahnya Digusur di Bandung Barat
Hidup penuh keterbatasan membuat Nyi Wartisah (83) hanya bisa pasrah saat mengetahui rumah yang ia huni selama 17 tahun akan ikut digusur dalam penataan kawasan Situ Ciburuy, Kabupaten Bandung Barat (KBB).
Perempuan lanjut usia yang mengalami kebutaan itu tampak panik saat petugas datang untuk merobohkan bangunan yang ia tinggali bersama anak dan cucunya di Desa Ciburuy.
"Emak teh tidak punya uang, tidak bisa kerja. Emak ini tunanetra, tidak bisa ngeliat (melihat), mau pindah kemana," ucap Wartisah saat ditemui di Kawasan Situ Ciburuy, Kamis (18/9/2025).
Selama ini, Wartisah bertahan hidup dari belas kasih anak-anaknya. Namun, kondisi ekonomi keluarga jauh dari cukup.
"Mengaharapkan pemberian saja, dari anak. Anak ada yang kerja tapi tidak cukup sebulan, kerja juga kan sebagai pembantu anak teh," tuturnya.
Tinggal Bersama Anak dan Cucu yang Juga Tunanetra
Di rumah berisi empat kamar itu, Wartisah tinggal bersama anak-anaknya serta sejumlah cucu. Salah satu anaknya, Ani Cahyani (50), juga mengalami kebutaan.
Menjelang penggusuran, beberapa barang rumah tangga sudah dipindahkan. Baju dimasukkan ke dalam karung, karpet digulung, lalu ditata di sudut rumah. Namun, keluarga ini kebingungan harus membawa barang-barang itu ke mana.
"Sudah diberesin, tapi tidak tahu mau dibawa kemana, pindah kemana. Kami cari rumah cari tanah dari mana," kata Wartisah.
Ia mengaku sudah mengikuti rapat terkait rencana penataan kawasan tersebut. Namun, tidak adanya kompensasi membuat dirinya memilih bertahan.
"Sudah dua kali rapat, tapi memang tidak ada penggantian katanya," ujarnya.
Harapan Anak: Ada Ganti Rugi
Ani Cahyani, anak Wartisah, berharap pemerintah bisa menunjukkan empati pada keluarganya. Kondisi ekonomi yang serba terbatas membuat mereka tidak mampu mencari tempat tinggal baru.
"Belum (belum ada tempat untuk pindah), (Saudara) ada, tapi (rumah) saudara kecil rumahnya, ya kami mohon untuk kehidupan kami sehari-hari, kalau ada ganti rugi alhamdulillah," ungkap Ani.
Penertiban Bangunan di Situ Ciburuy
Pemerintah mulai melakukan penataan kawasan Situ Ciburuy pada Kamis (18/9/2025). Sejumlah bangunan rumah dan tempat usaha yang berdiri puluhan tahun dirobohkan dengan alat berat berupa ekskavator.
Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Revitalisasi Situ Ciburuy dari UPTD Pengelola Sumber Daya Air (PSDA) Wilayah Sungai Citarum, Dinas Sumber Daya Air (DSDA) Jawa Barat, Ninda Agustina, menegaskan bahwa penertiban ini merupakan bagian dari upaya mengembalikan fungsi kawasan.
"Situ Ciburuy itu kan wisata dan dia penampungan air dari sisi SDA-nya, badan air, kita kembalikan fungsinya," jelas Ninda di lokasi.
Artikel ini telah tayang di TribunJabar.id dengan judul Nestapa Lansia Tunanetra Tergusur Penataan Situ Ciburuy Bandung Barat, Tak Tahu Mau Pindah ke Mana
Di saat situasi tidak menentu, Kompas.com tetap berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Ikuti terus update terkini dan notifikasi penting di Aplikasi Kompas.com.