Alasan Adriano Galliani Tepis Spekulasi Kembali ke AC Milan
Adriano Galliani menegaskan bahwa ia tidak akan kembali ke klub lamanya, AC Milan.
Mantan CEO Milan, Adriano Galliano, membantah rumor yang menyebutkan bahwa ia akan kembali ke AC Milan terlepas dari apa yang diklaim oleh media-media Italia dalam beberapa minggu terakhir.
Pria berusia 81 tahun itu membantah spekulasi kembalinya ke kubu San Siro untuk menonton laga Milan vs Bologna pada akhir pekan kemarin sebagai pertanda bahwa dirinya punya keinginan lebih bersama kubu Rossoneri.
“Itu tidak benar. Saya adalah penggemar Milan dan telah menghabiskan 31 tahun di Milan," ujarnya dalam wawancara dengan AGI pada Rabu (17/9/2025) seperti dikutip dari Football Italia.
"Saya datang ke San Siro untuk mendukung dan memberi semangat tim saya, klub yang saya cintai. Saya selalu melakukannya selama bertahun-tahun.”
“Kami menjual Milan bersama Berlusconi pada tahun 2017; delapan tahun telah berlalu."
"Saya selalu terus menonton Milan, sebanyak yang diizinkan oleh pertandingan Monza. Ini bukan seperti saya hanya pergi minggu lalu. Itu saja.”
Galliani terlihat menonton laga Milan vs Bologna bersama dengan CEO Milan, Giorgio Furlani, yang memicu spekulasi tentang kemungkinan kembalinya ke klub.
Galliani masih menjalani peran sebagai CEO Monza meskipun klub Serie B tersebut telah berganti kepemilikan dalam beberapa bulan terakhir, berpindah dari keluarga Berlusconi ke Dana Amerika Becket Layne Ventures.
Laporan di Italia menyebutkan bahwa Galliani bisa saja kembali ke Milan sebagai penasihat Gerry Cardinale, sang pemilik klub.
Namun, pria berusia 81 tahun itu kini telah mengklarifikasi bahwa ia tidak akan kembali untuk masa jabatan kedua di Milan.
Di saat situasi tidak menentu, Kompas.com tetap berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Ikuti terus update terkini dan notifikasi penting di Aplikasi Kompas.com.