Platform Ini Menjembatani Kebutuhan Pembiayaan yang Transparan

Ilustrasi pindar
Ilustrasi pindar

Data Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan (SNLIK) 2024 dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan masih terdapat gap sekitar 30 persen menuju target inklusi nasional sebesar 98 persen pada 2045.

Kondisi ini menegaskan pentingnya upaya edukasi yang konsisten dan berkesinambungan.

Memasuki Bulan Inklusi Keuangan (BIK) Nasional pada September dan Oktober 2025, PT Progo Puncak Group (Pinjamin), platform pinjaman daring (pindar) berizin dan diawasi OJK, menegaskan kembali komitmennya pada upaya perusahaan untuk meningkatkan literasi dan inklusi keuangan masyarakat.

Direktur Pinjamin, Antonius Gunawan, meyakini bahwa konsumen yang teredukasi, akan mampu mengambil keputusan finansial yang lebih bijak.

Dalam jangka panjang, hal ini akan memberikan dampak yang positif bagi keberlangsungan ekosistem keuangan secara keseluruhan.

"Pembekalan ke berbagai segmen masyarakat; mahasiswa, UMKM, hingga jurnalis, diharapkan memperluas pemahaman literasi keuangan, sekaligus memperkuat jejaring edukasi," ungkapnya.

Pada awal tahun ini, Pinjamin berkontribusi dalam Media Workshop di Bandung, Jawa Barat, yang dihadiri oleh lebih dari 30 jurnalis.

Sesi ini fokus pada edukasi mengenai perbedaan layanan pendanaan legal yang berizin dan diawasi OJK, dengan praktik pendanaan ilegal yang tidak berizin dan berpotensi merugikan masyarakat.

Mengingat peran vital jurnalis dalam membentuk opini publik, kegiatan ini menjadi langkah strategis untuk melawan misinformasi sekaligus memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap layanan keuangan digital yang resmi.

Komitmen ini dilanjutkan dengan Seminar Mahasiswa di Universitas Mercu Buana, Jakarta, pada Mei 2025 yang dihadiri oleh lebih dari 80 mahasiswa.

Dengan pelaksanaan seminar ini, generasi muda menjadi lebih paham akan manajemen keuangan, mulai dari pengaturan anggaran hingga tips aman membedakan layanan keuangan digital yang legal (pindar) dan ilegal (pinjol).

Pada Juli 2025, Pinjamin juga berpartisipasi dalam Fintech Lending Days 2025 di Sorong, Papua Barat Daya, yang fokus pada perluasan akses dan pemahaman pembiayaan digital bagi pelaku UMKM di Indonesia Timur.

Partisipasi Pinjamin sekaligus menegaskan peran platform dalam menjembatani kebutuhan pembiayaan pelaku usaha dengan solusi yang bertanggung jawab dan transparan.