Profil dan Sepak Terjang Mauro Jeronimo, Pelatih Muda Portugal yang Dipercaya Bawa Borneo FC Terbang Lebih Tinggi
Borneo FC resmi memulai era baru untuk menghadapi musim 2026/2027. Klub berjuluk Pesut Etam itu menunjuk pelatih asal Portugal, Mauro Jeronimo, sebagai nahkoda anyar menggantikan Fabio Lefundes.
Penunjukan Mauro Jeronimo menjadi bagian dari perombakan besar yang dilakukan manajemen Borneo FC. Tak hanya mengganti pelatih kepala, klub asal Samarinda tersebut juga menyusun ulang jajaran tim kepelatihan demi menghadapi musim yang diprediksi sangat padat.
Kehadiran Mauro Jeronimo diumumkan secara resmi melalui media sosial Borneo FC. Manajemen menilai pengalaman sang pelatih di kawasan Asia dan Asia Tenggara menjadi salah satu alasan utama di balik keputusan tersebut.
"Berbekal pengalaman melatih di kompetisi Asia dan ASEAN, pelatih asal Portugal ini hadir membawa visi, karakter, dan ambisi besar untuk membawa Pesut Etam terus bersaing di level tertinggi," tulis Borneo FC.
"Perjalanan baru dimulai. Tantangan baru menanti. Kita satukan langkah, bekerja lebih keras, dan memburu prestasi demi kejayaan Samarinda!! MANYALA," lanjut pernyataan klub.
Mauro Jeronimo tidak datang sendirian. Ia akan didukung jajaran staf kepelatihan yang terdiri dari Sultan Samma, Eudald Rosell, dan Pedro Javier sebagai asisten pelatih. Pos pelatih kiper dipercayakan kepada Joao Gabriel, sementara Claudio Da Costa bertugas sebagai pelatih fisik. Untuk urusan analisis pertandingan, Borneo FC menunjuk Chu Viet Hoang dan Rosyid Aji.
Tugas yang menanti Mauro Jeronimo pun tidak ringan. Borneo FC akan bersaing di empat ajang sekaligus musim depan, yakni BRI Super League, AFC Challenge League, ASEAN Champions Cup, dan Piala Liga.
Profil Mauro Jeronimo
Mauro Jeronimo memiliki nama lengkap Mauro Alexandre Tavares Jerónimo. Ia lahir di Pulau São Miguel, Portugal, pada 27 September 1987.
Meski baru berusia 38 tahun, Jeronimo sudah mengantongi Lisensi Pro AFC, lisensi tertinggi yang dimiliki pelatih sepak bola di kawasan Asia. Ia dikenal sebagai pelatih dengan pendekatan modern yang kerap mengandalkan formasi 4-1-4-1 sebagai skema utama timnya.
Berdasarkan data Transfermarkt, Mauro Jeronimo telah memimpin 92 pertandingan sepanjang karier kepelatihannya. Dari jumlah tersebut, ia meraih 45 kemenangan dengan persentase kemenangan mencapai 48,91 persen.
Berawal dari Akademi Portugal
Karier kepelatihan Mauro Jeronimo dimulai dari level usia muda di Portugal. Lulusan Institut Politeknik Setubal dengan gelar Sarjana Olahraga itu mengawali kiprahnya bersama akademi Lisboa e Benfica pada 2007 hingga 2010.
Di sana, ia menangani kelompok usia U-13 dan U-15 sebelum melanjutkan karier sebagai asisten pelatih Vitória de Setúbal U-19 pada periode 2010-2011. Jeronimo kemudian kembali ke klub tersebut pada musim 2014-2015.
Pengalaman menangani tim senior pertama didapatkan saat menjadi asisten pelatih Pinhalnovense pada periode 2012-2013. Dari sana, kariernya perlahan berkembang hingga mendapatkan kesempatan berkiprah di luar Portugal.
Pernah Latih Timnas Taiwan U-19
Salah satu pengalaman internasional yang cukup menarik dalam perjalanan karier Mauro Jeronimo adalah saat dipercaya menangani Timnas Taiwan U-19.
Kesempatan itu memperluas pengalamannya di sepak bola Asia sekaligus membuatnya lebih memahami karakter permainan dan kultur sepak bola kawasan ini.
Bekal tersebut kemudian membawanya ke Vietnam, salah satu negara dengan perkembangan sepak bola paling pesat di Asia Tenggara dalam beberapa tahun terakhir.
Mencari Tantangan di Liga Vietnam
Sebelum menerima pinangan Borneo FC, Mauro Jeronimo lebih dulu berkarier di Vietnam. Ia sempat menangani Pho Hien FC sebelum melanjutkan pekerjaannya bersama Nam Dinh FC di kompetisi V-League.
Pengalaman bekerja di Vietnam dinilai menjadi nilai tambah yang membuat Borneo FC yakin terhadap kapasitasnya. Apalagi, Pesut Etam musim depan juga akan tampil di kompetisi regional dan Asia yang membutuhkan pelatih dengan pemahaman lintas negara.
Meski rekam jejaknya belum sepopuler Fabio Lefundes, manajemen Borneo FC percaya filosofi sepak bola yang dibawa Mauro Jeronimo mampu menghadirkan warna baru bagi tim.
Kini, tantangan sesungguhnya menanti pelatih asal Portugal tersebut. Dengan jadwal yang padat dan target tinggi di empat kompetisi berbeda, Mauro Jeronimo dituntut segera membuktikan bahwa kepercayaan yang diberikan Borneo FC bukanlah sebuah perjudian.