Juventus Vs Inter Milan: Cristian Chivu Pemberi Luka Igor Tudor
Pertandingan akbar antara Juventus vs Inter Milan akan berlangsung pada pekan ketiga Liga Italia 2025-2026.
Laga Juventus vs Inter Milan yang dikenal sebagai Derby d'Italia ini akan dihelat di Allianz Stadium, Turin, pada Sabtu (13/9/2025) pukul 23.00 WIB.
Pelatih Inter Milan, Cristian Chivu, memilih untuk tidak membahas rekornya melawan peramu taktik Juventus, Igor Tudor.
Cristian Chivu membawa modal positif setelah berhasil mengalahkan Juventus asuhan Igor Tudor musim lalu. Kala itu, Chivu masih menukangi Parma.
Pada pertemuan di pekan ke-33, Parma arahan Chivu mencetak kemenangan 1-0 berkat gol Mateo Pellegrino.
Hasil itu menjadi kekalahan pertama Juventus di era kepelatihan Igor Tudor.
Chivu menjadi satu-satunya pelatih yang mampu mengalahkan Juventus di Serie A saat Tudor menjabat.
Di luar kekalahan dari Parma, Tudor berhasil membawa Juventus menang tujuh kali dan imbang tiga kali dalam sepuluh pertandingan.
Dengan demikian, kedatangan Inter ke Turin akhir pekan ini diiringi memori manis Chivu mengalahkan tim asuhan Tudor musim lalu.
Namun, Chivu menegaskan bahwa kemenangan itu adalah masa lalu dan tidak relevan dengan situasi saat ini.
"Kalau melihat masa lalu, saya seharusnya tidak membuat perbandingan," ucap Chivu.
Dia juga mencatat bahwa Juventus kini memiliki identitas yang jelas dan menjalani jendela transfer yang baik.
"Mereka baru saja meraih dua kemenangan berturut-turut," tambahnya.
Chivu mengingatkan bahwa perbandingan antara pertandingan saat ini dan beberapa bulan lalu tidaklah tepat.
Tak Mau Menengok Masa Lalu
Igor Tudor pun sependapat dengan Chivu, menegaskan bahwa pertandingan mendatang tidak ada hubungannya dengan kekalahan dari Parma.
"Tidak. Pertandingan itu (vs Parma) tidak ada hubungannya dengan laga sekarang ini," kata Tudor.
Pelatih Juventus asal Kroasia Igor Tudor bereaksi di area teknis pada pertandingan sepak bola Serie A Italia antara Juventus dan Lecce di Stadion Juventus di Turin pada 12 April 2025.
Di klasemen saat ini, Juventus berada di posisi yang lebih baik dibandingkan Inter Milan.
Juventus menjadi salah satu dari empat tim yang meraih hasil sempurna di dua pekan awal. Tim beralias Si Nyonya Besar menuai kemenangan atas Parma dan Genoa.
Berbeda dengan Inter yang baru mengumpulkan tiga poin. Setelah mengawali kompetisi dengan kemenangan besar melawan Torino 5-0, Inter kemudian kalah 1-2 dari Udinese.
Chivu mengakui pentingnya laga melawan Juventus. Tetapi, sang pelatih asal Rumania tersebut menekankan bahwa itu hanya satu dari sekian banyak pertandingan dalam musim ini.
"Dalam sebuah musim, ada naik-turunnya. Ketika segala sesuatunya tidak berjalan baik, kita harus bekerja keras," tutupnya.
Di saat situasi tidak menentu, Kompas.com tetap berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Ikuti terus update terkini dan notifikasi penting di Aplikasi Kompas.com.