Skandal Sritex: Kejagung Sita 50 Hektare Tanah Rp 510 Miliar Milik Iwan Setiawan

Kejaksaan Agung (Kejagung) kembali mengungkap aset jumbo terkait kasus dugaan korupsi PT Sri Rejeki Isman Tbk (Sritex).
Kali ini, penyidik menyita tanah seluas 50 hektare milik tersangka Iwan Setiawan Lukminto dengan nilai fantastis mencapai Rp 510 miliar.
Penyitaan dilakukan pada Rabu (10/9/2025) dan dikaitkan dengan tindak pidana pencucian uang (TPPU) yang menjerat Iwan Setiawan.
Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejagung, Anang Supriatna, menyebutkan plang sita sudah terpasang di lokasi.
“Tim penyidik Kejaksaan Agung telah melaksanakan penyitaan dan pemasangan plang sita terhadap sejumlah aset milik tersangka ISL yang berkaitan dengan tindak pidana pencucian uang,” kata Anang, dikutip Kompas.com, Jumat (12/9/2025).
Kredit bank untuk Sritex
Kasus ini bermula dari dugaan korupsi dalam pemberian kredit sejumlah bank kepada Sritex dan anak usahanya.
Kredit tersebut berasal dari PT Bank Negara Indonesia (Persero), PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten, PT Bank DKI, serta PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Tengah.
Komisaris Utama PT Sritex Iwan Setiawan Lukminto jadi tersangka kasus korupsi pemberian kredit saat digiring keluar Kejaksaan Agung, Jakarta, Rabu (21/5/2025).
Rinciannya, Kejagung menyita:- 152 bidang tanah di Kabupaten Sukoharjo dengan total luas 471.758 m²
- 1 bidang tanah di Kota Surakarta dengan luas 389 m²
- 5 bidang tanah di Kabupaten Karanganyar dengan luas 19.496 m²
- 6 bidang tanah di Kabupaten Wonogiri dengan luas 8.627 m²
Selain itu, ada 57 bidang tanah atas nama Iwan Setiawan sendiri di beberapa kelurahan di Sukoharjo, serta 94 bidang tanah atas nama istrinya, Megawati, di Kecamatan Nguter, Sukoharjo.
Tak hanya itu, Kejagung juga menyita satu bidang tanah Hak Guna Bangunan atas nama PT Sukoharjo Multi Indah Textile Mill di Mojorejo, Sukoharjo.
Total keseluruhan aset yang kini disita mencapai 500.270 m² atau 50,02 hektare, dengan estimasi nilai Rp 510 miliar.
Babak baru kasus Sritex
Penyitaan ini menambah panjang daftar aset yang ikut terseret dalam skandal kredit Sritex.
Hingga kini, penyidik Kejagung masih terus menelusuri aliran dana dan aset lain yang diduga berkaitan dengan pencucian uang tersangka.
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul .
Di saat situasi tidak menentu, Kompas.com tetap berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Ikuti terus update terkini dan notifikasi penting di Aplikasi Kompas.com.