Gedung Majelis Taklim Asohibiya Bogor Ambruk, Apa Penyebabnya?

Perayaan Maulid Nabi Muhammad SAW di Majelis Taklim Asohibiya, Kampung Ciapus, Desa Sukamakmur, Kecamatan Ciomas, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, berubah menjadi tragedi pada Minggu (7/9/2025) pagi.
Gedung berlantai dua yang baru selesai dibangun itu ambruk sekitar pukul 08.30–09.30 WIB ketika acara pengajian tengah berlangsung.
Sedikitnya tiga orang meninggal dunia dan lebih dari 30 jemaah mengalami luka-luka.
Dugaan Penyebab Gedung Ambruk
Dandim 0621, Letkol Inf Henggar Tri Wahono, mengungkapkan bahwa lantai dua gedung tidak mampu menahan beban ratusan jemaah yang hadir.
“Ambruknya bangunan Majelis Asohibiya akibat tidak mampu menahan jemaah pada acara maulidan,” kata Henggar.
Hal senada disampaikan Kapolsek Ciomas, Kompol Iwan Wahyudi, yang menilai struktur bangunan tidak kuat menopang berat hingga ratusan orang.
“Biasanya di situ sering diadakan pengajian tapi jumlah jemaahnya hanya 30 orang. Tapi karena sekarang lagi maulidan, jemaahnya banyak 120–150 orang. Nggak tahan (bangunan), jadi dari lantai dua ambruk ke bawah,” ujar Iwan.
Selain itu, keterangan warga juga menyebutkan bahwa tiang coran bangunan hancur dan lokasi berdiri di atas mata air, sehingga memperlemah fondasi.
“Dibawahnya kan mata air. Tiang corannya ancur, bangunan di atasnya ambruk ke bawah,” tutur Ikbar, salah satu warga.
Gedung Baru Dibangun Sebulan
Fakta lain yang menguatkan dugaan lemahnya struktur adalah kesaksian korban selamat. Salah satu korban, Nyai (48), mengatakan gedung tersebut baru saja selesai dibangun sekitar satu bulan lalu.
“Paling baru sebulan dibangunnya. Hari ini acara Maulid Nabi buat ibu-ibu,” kata Nyai yang kini dirawat di RSUD Kota Bogor akibat patah kaki kanan tertimpa reruntuhan.
Ia menuturkan peristiwa terjadi sangat cepat. “Kejadiannya cepat, tiba-tiba bangunan getar, terus kita semua ambruk ke bawah,” ucap Nyai.
Sejumlah saksi mata menggambarkan suasana panik ketika lantai dua gedung runtuh. Koyah (65) mengatakan acara pengajian baru berjalan sekitar satu jam.
“Baru mulai pengajian, terus marhabanan. Tiba-tiba ada suara krek-krek, terus brug,” tuturnya.
Hal senada diungkapkan Euis (35), yang mengalami luka pada tangan kanan dan bibir.
“Tiba-tiba aja, enggak ada kretk-kretek, langsung ambruk aja gitu. Pas kejadian yaudah ngeblank aja, ada lah teriakan ibu-ibu, ada pada zikir gitu,” kata Euis.
Korban Jiwa dan Luka
Tim gabungan sedang melakukan pengecekan di sekitar lokasi ambruknya majelis taklim di wilayah Ciomas, Kabupaten Bogor.
Insiden ini menewaskan tiga orang jemaah, masing-masing Irni, Wulan, dan Yati.Sementara itu, lebih dari 30 korban luka-luka dilarikan ke sejumlah rumah sakit di Bogor, di antaranya RSUD Kota Bogor, RS Medical Dramaga, dan RS PMI Kota Bogor.
Dokter jaga IGD RSUD Kota Bogor, dr Adhita Nurfitriani, mengatakan korban rata-rata mengalami luka serius.
“Sejumlah korban mengalami patah tulang dan memar di bagian tulang belakang,” ujar Adhita.
Adapun daftar korban luka yang dirawat di RSUD Kota Bogor meliputi:
- Rukoyah (65 tahun)
- Sopiah (51 tahun)
- Siti Hapsoh (56 tahun)
- Haida (52 tahun)
- Oom (55 tahun)
- Yuswaliah (58 tahun)
- Kokom K (55 tahun)
- Nyai (48 tahun)
- Siti Masitoh (40 tahun)
- Ulfah (48 tahun)
- Warsilah (45 tahun)
- Selamet Parwati (52 tahun)
- Dede (56 tahun)
- Mariah (36 tahun)
- Linda (39 tahun)
- Dodeh (60 tahun)
- Titin (33 tahun)
- Eva Nudiani (33 tahun)
- Siti Aisyah (13 tahun)
- Sofiatul Marwah (13 tahun)
- Septiana Putri (22 tahun)
- Karti (36 tahun)
- Yati (58 tahun)
- Yumma (2,5 tahun)
- Yuniarsih (27 tahun)
- Alesia (9 tahun)
- Ratu (15 tahun)
- Ai (40 tahun)
- Abdillah
Acara pengajian Maulid Nabi Muhammad SAW yang sejatinya menjadi momen kebersamaan warga, justru berakhir duka.
Peringatan yang diikuti sekitar 120–150 jemaah, mayoritas ibu-ibu, berubah menjadi kepanikan setelah lantai dua gedung runtuh seketika.
Hingga kini, pihak berwenang masih melakukan penyelidikan penyebab ambruknya gedung Majelis Taklim Asohibiya. Namun, dugaan kuat mengarah pada struktur bangunan yang lemah dan beban berlebih saat acara berlangsung.
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan juduldan TribunnewsBogor dengan judul "Balita Jadi Korban Bangunan Ambruk di Ciomas Bogor, Kondisinya Kritis"
Di saat situasi tidak menentu, Kompas.com tetap berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Ikuti terus update terkini dan notifikasi penting di Aplikasi Kompas.com.