KA Argo Bromo Anggrek Anjlok, 17 Perjalanan Kereta Terlambat

PT KAI, KA Argo Bromo Anggrek, KA Argo Bromo Anggrek Anjlok di Subang, KA Argo Bromo Anggrek Anjlok, 17 Perjalanan Kereta Terlambat

Sejumlah perjalanan kereta api terganggu imbas anjloknya rangkaian KA 1 (Argo Bromo Anggrek) relasi Surabaya Pasar Turi - Gambir di emplasemen Stasiun Pegadenbaru wilayah Daop 3 Cirebon pada Jumat (1/8/2025) pukul 15:47 WIB.

Akibatnya peristiwa tersebut, beberapa kereta juga mengalami keterlambatan.

Vice President Public Relations KAI, Anne Purba mengatakan, pihaknya terus berkoordinasi dengan pihak terkait untuk memulihkan jalur yang terhambat akibat gangguan operasional ini.

"Kedua jalur rel untuk sementara tidak dapat dilalui, hingga update jam 17:30 WIB terhitung 17 perjalanan KA mengalami dampak keterlambatan," ujar Anne dalam keterangan pers, Jumat malam.

Pola Operasi Memutar

Selanjutnya, KAI melakukan pola operasi memutar pada beberapa perjalanan kereta api yang sebelumnya melalui rute Cirebon – Cikampek /pp menjadi rute Cirebon / Tegal – Purwokerto – Kroya – Banjar – Bandung – Cikampek/pp.

Ada 4 KA yang mengalami pola operasi memutar tersebut diantaranya : KA Ciremai relasi Bandung – Semarang Tawang, KA Tawang Jaya Premium relasi Semarang Tawang – Pasar Senen, KA Brawijaya relasi Gambir – Malang, dan KA Anjasmoro relasi Surabaya Pasar Turi - Gambir.

"PT Kereta Api Indonesia (Persero) menyampaikan permohonan maaf atas keterlambatan yang dialami oleh beberapa perjalanan kereta api akibat gangguan operasional pada KA 1 (Argo Bromo Anggrek) yang terjadi pada 1 Agustus 2025 di Stasiun Pegadenbaru. Kami memastikan bahwa seluruh penumpang telah dievakuasi dengan selamat dan telah melanjutkan perjalanan menuju tujuan masing-masing," kata Anne.

Perbaikan perlu 8-10 jam

PT KAI memastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Seluruh penumpang dan petugas berhasil dievakuasi dengan selamat tak lama setelah insiden terjadi.

Vice President Public Relations KAI, Anne Purba, menjelaskan bahwa tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam kejadian ini, baik dari pihak penumpang maupun kru kereta.

"Seluruh penumpang berhasil dievakuasi dengan selamat sesaat setelah kejadian. Keselamatan adalah hal yang paling utama bagi kami," ujar Anne dalam keterangan resminya yang diterima Kompas.com, Jumat (1/8/2025).

Anne menjelaskan, insiden bermula ketika rangkaian KA Argo Bromo Anggrek yang melayani rute Surabaya Pasar Turi–Gambir anjlok saat melintasi jalur emplasemen di Stasiun Pegadenbaru sekitar pukul 15.47 WIB.

Tak berselang lama setelah laporan diterima, tepatnya pada pukul 15.48 WIB, tim operasional dan teknis langsung melakukan koordinasi untuk penanganan awal. Tim teknis segera diterjunkan ke lokasi untuk melakukan asesmen kerusakan dan memulai proses evakuasi rangkaian.

"Kami bergerak cepat untuk mengevakuasi penumpang dan mulai melakukan perbaikan jalur. Estimasi pengerjaan pemulihan jalur diperkirakan membutuhkan waktu antara delapan hingga sepuluh jam," jelas Anne.

Sebagai bagian dari upaya pemulihan, KAI akan memberikan kompensasi sesuai dengan aturan service recovery yang berlaku, untuk memastikan kenyamanan pelanggan.