4 Manfaat Minum Teh Jahe, Bantu Redakan Mabuk Perjalanan

bisa dikonsumsi dengan beragam cara, salah satunya dengan memadukannya bersama teh untuk membuat teh jahe.

Salah satu cara membuat teh jahe adalah dengan merebus jahe terlebih dahulu, kemudian tuang airnya ke cangkir yang sudah diberi kantong teh.

Supaya rasa jahe lebih kuat dan tahan lama, jangan lupa masukkan beberapa potongan jahe ke dalam cangkir. Terkadang ada juga yang menambahkan lemon, madu, atau rempah-rempah.

Teh jahe bisa dinikmati baik saat masih panas maupun sudah dingin. Berikut beberapa manfaat minum teh jahe yang bisa diperhatikan.

Manfaat minum teh jahe

1. Bantu redakan mabuk perjalanan

Ilustrasi teh jahe lemon., 1. Bantu redakan mabuk perjalanan, 2. Bantu kendalikan inflamasi, 3. Bantu mengelola berat badan dan gula dalam darah, 4. Bantu menyehatkan proses pencernaan Ilustrasi teh jahe lemon.

Dilansir dari Healthline, Rabu (18/9/2024), minum teh jahe membantu meredakan mabuk perjalanan. Adapun gejalanya, antara lain pusing, mual, muntah, dan keringat dingin.

Penelitian tahun 1988 terhadap 80 kadet angkatan laut yang kerap berlayar di lautan lepas menunjukkan, para kadet yang mengonsumsi satu gram bubuk jahe melaporkan adanya pengurangan muntah dan keringat dingin.

Hal tersebut diduga karena jahe mengandung senyawa tertentu yang mampu memblokir reseptor otak yang berperan sebagai “pusat muntah” (vomiting center).

2. Bantu kendalikan inflamasi

Jahe mengandung banyak senyawa aktif, meliputi gingerol yang merupakan senyawa utama yang melawan penyakit., 1. Bantu redakan mabuk perjalanan, 2. Bantu kendalikan inflamasi, 3. Bantu mengelola berat badan dan gula dalam darah, 4. Bantu menyehatkan proses pencernaan Jahe mengandung banyak senyawa aktif, meliputi gingerol yang merupakan senyawa utama yang melawan penyakit.

Menurut ahli gizi Amy Gorin, RDN, minum teh jahe lebih dari sekadar untuk menenangkan diri.

“Minum teh jahe dapat menenangkan karena tidak hanya membantu meringankan rasa mual, tapi juga membantu mengendalikan peradangan dalam tubuh,” ucap Gorin, dikutip dari Real Simple.

Hal ini karena minuman tersebut mengandung zat bernama gingerol dan shogaol. Keduanya membantu mengendalikan inflamasi atau peradangan internal.

Tidak hanya itu, teh jahe juga meningkatkan respons imun, serta meringankan penyumbatan di hidung akibat flu dan alergi.

3. Bantu mengelola berat badan dan gula dalam darah

Ilustrasi teh jahe., 1. Bantu redakan mabuk perjalanan, 2. Bantu kendalikan inflamasi, 3. Bantu mengelola berat badan dan gula dalam darah, 4. Bantu menyehatkan proses pencernaan Ilustrasi teh jahe.

Mengonsumsi jahe juga baik untuk pengelolaan berat badan dan kadar gula dalam darah. Adapun beberapa caranya adalah dengan meningkatkan thermogenesis, produksi panas oleh tubuh yang membantu membakar lemak.

Jahe juga meningkatkan proses pemecahan lemak menjadi energi, serta menghambat penyimpanan dan penyerapan lemak.

Tidak hanya itu, jahe juga membantu mengendalikan kadar gula dalam darah untuk pengidap diabetes tipe-2.

Jahe bisa membantu mengurangi kadar insulin puasa, hemoglobin A1C, dan trigliserida.

4. Bantu menyehatkan proses pencernaan

Ilustrasi cara mengolah jahe untuk asam urat, 1. Bantu redakan mabuk perjalanan, 2. Bantu kendalikan inflamasi, 3. Bantu mengelola berat badan dan gula dalam darah, 4. Bantu menyehatkan proses pencernaan Ilustrasi cara mengolah jahe untuk asam urat

Jika punya masalah pencernaan, mengonsumsi teh jahe sesuai takaran atau saran dokter pun bisa menjadi salah satu solusi.

Menurut riset tahun 2018 di jurnal Food Science and Nutrition, jahe membantu meredakan gas, mengurangi tekanan di lower esophageal sphincter (sfingter esofagus bagian bawah), mencegah gangguan pencernaan, dan mencegah perut kembung.