FIFA Nilai Kehadiran Suporter Tandang di Liga 1 Masih Rawan

KOMPAS.com - Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, menyatakan bahwa FIFA menilai kehadiran suporter tandang untuk laga Liga 1 masih masuk kategori rawan.
“Bila terjadi ada hal-hal di sebuah liga itu yang bertanggung jawab penuh siapa?” tutur Erick Thohir dalam momen door stop usai sesi konferensi pers Grassroots Development Sepak Bola Putri di Menara Danareksa, Selasa (29/4/2025).
“Jadi liga diberikan wewenang oleh PSSI untuk mengelola liga dan kepemilikan liga itu 99 persen ada di klub-klub, PSSI hanya 1 persen.”
“PSSI berkewajiban menjaga liga tidak ada match fixing. Kalau ada kita tangkap, apalagi kita sudah punya satgas bersama kepolisian dan kejaksaan,” ujar eks Presiden Inter Milan tersebut.
“Tugas PSSI lain juga memastikan jadwal liga bersinkronisasi dengan jadwal tim nasional, yang dulunya FIFA matchday enggak pernah berhenti, sekarang berhenti.”
“Lalu kita memastikan ada perbaikan kualitas wasit. Kita memastikan memaksa liga adanya club licensing. Artinya apa? Liga punya independensi yang luar biasa. Penyelenggaraan liga tentu tanggung jawab liga dan tentu kompetisi tanggung jawab liga,” kata Erick Thohir.
“Klub bertanggung jawab tentang pertandingannya. Artinya kalau ada peristiwa kerusuhan-kerusuhan yang mengakibatkan korban jiwa, liga dan klub bertanggung jawab sepenuhnya.”
“Tetapi kalau liga dan klub ingin melakukan, silakan, bertanggung jawab kalau nanti ada peristiwa seperti Kanjuruhan lagi, jangan sampai nanti bolanya di lempar sana-sini tidak punya rasa tanggung jawab,” tutur pria yang juga menjabat sebagai menteri BUMN tersebut.