Bandara Bertema Pokemon Pertama di Dunia akan Dibuka di Jepang

Pokemon, Pikachu, Bandara Bertema Pokemon Pertama di Dunia akan Dibuka di Jepang

 Bandara Noto Satoyama di Prefektur Ishikawa, Jepang, akan resmi dibuka sebagai bandara bertema Pokemon pertama di dunia mulai Selasa (7/7/2026) untuk mendukung pemulihan kawasan terdampak gempa Semenanjung Noto, sekaligus menarik lebih banyak wisatawan.

Bandara yang melayani penerbangan domestik menuju dan dari Bandara Haneda, Tokyo, itu berada di Semenanjung Noto, wilayah yang dilanda gempa magnitudo 7,6 pada Januari 2024.

Bencana tersebut menyebabkan kerusakan luas dan menjadi latar belakang hadirnya proyek bandara bertema Pokemon sebagai bagian dari upaya pemulihan kawasan.

Selama periode Selasa (7/7/2026) hingga Minggu (30/9/2029), bandara ini akan menggunakan nama "Noto Satoyama Pokemon With You Airport".

Transformasi tersebut menghadirkan berbagai dekorasi, fasilitas, kuliner, hingga merchandise bertema Pokemon yang tersebar di seluruh area bandara.

Proyek ini merupakan hasil kolaborasi antara Pemerintah Prefektur Ishikawa dan Pokemon With You Foundation.

Bandara bertema Pokemon pertama di dunia

Berbeda dari kebanyakan bandara yang identik dengan desain fungsional, Noto Satoyama Pokemon With You Airport memberikan pengalaman yang lebih imersif bagi penggemar Pokemon, maupun wisatawan umum.

Sejak memasuki area kedatangan di lantai pertama, pengunjung akan disambut karya seni yang menampilkan Pikachu, Plusle, dan Minun.

Pokemon, Pikachu, Bandara Bertema Pokemon Pertama di Dunia akan Dibuka di Jepang

Luar Bandara Noto Satoyama Pokemon With You di Prefektur Ishikawa, Jepang. Bandara pokemon pertama di dunia.

Ilustrasi tersebut dibuat sebagai simbol dukungan terhadap proses pemulihan wilayah Noto pascabencana.

Di area atrium, terdapat patung Pikachu berukuran besar yang berdiri di atas pesawat. Berbagai karakter Pokemon juga menghiasi dinding, pilar, papan informasi, hingga sejumlah sudut bangunan lainnya.

Melansir Arab News Japan, Rabu (10/6/2026), seluruh area bandara akan menampilkan 111 Pokemon tipe terbang yang disesuaikan dengan tema transportasi udara.

Sementara itu, dek observasi dipenuhi ilustrasi Pikachu yang dapat menjadi lokasi berfoto bagi wisatawan.

Konsep tersebut menjadikan Noto Satoyama sebagai bandara pertama di dunia yang mengusung tema Pokemon secara menyeluruh, mulai dari dekorasi hingga pengalaman pengunjung di dalamnya.

Dibangun untuk mendukung pemulihan pascagempa Noto

Kehadiran bandara bertema Pokemon ini bukan semata-mata untuk menarik wisatawan. Melansir Time Out, Rabu (10/6/2026), inisiatif tersebut lahir setelah gempa Semenanjung Noto pada 2024 yang menyebabkan kerusakan besar di wilayah tersebut.

karakter Pokemon yang identik dengan keceriaan dan nostalgia, proyek ini diharapkan dapat membawa semangat positif bagi masyarakat setempat, terutama anak-anak yang terdampak bencana.

Selain menjadi simbol pemulihan, bandara ini juga diharapkan mampu membantu menghidupkan kembali sektor pariwisata di Prefektur Ishikawa.

Dengan konsep yang unik dan belum pernah ada sebelumnya, pemerintah daerah berharap semakin banyak wisatawan domestik maupun mancanegara yang tertarik berkunjung ke kawasan Noto dan sekitarnya.

Ada menu dan suvenir Pokemon eksklusif

Restoran di dalam bandara akan menawarkan menu khusus berupa pancake dan minuman bertema Pokemon. Pengunjung dapat menikmati sajian tersebut sambil melihat berbagai dekorasi karakter Pokemon yang tersebar di area terminal.

Wisatawan juga dapat membeli merchandise edisi terbatas seperti kaus, gantungan kunci, tag koper, dan berbagai suvenir lain yang dijual di toko bandara.

Setelah bandara resmi dibuka, dua bus bertema Pokemon juga akan mulai beroperasi di Prefektur Ishikawa.

Salah satunya melayani rute antara Stasiun Kanazawa, Bandara Noto Satoyama, dan Kota Wajima.

Sementara itu, bus wisata lainnya akan menghubungkan pengunjung dengan sejumlah lokasi bertema Pokemon di kawasan Noto, termasuk Wakura Pokemon Footbath.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang