Sambut Musim 2026, IBL Perkuat Fondasi Usai Jalin Kolaborasi dengan Sepatu Lokal
Direktur Utama Indonesian Basketball League (IBL), Junas Miradiarsyah, menyatakan pihaknya sebagai penyelenggara liga telah siap menyambut bergulirnya musim 2026.
Junas percaya diri sejumlah perubahan yang terjadi pada IBL 2026 akan membuat kompetisi berjalan semakin baik.
IBL 2026 hanya berjarak 30 hari lantaran bakal bergulir pada 10 Januari tahun depan. Beberapa perubahan pun hadir mulai dari jumlah peserta hingga peraturan mengenai pemain asing yang kini dibatasi sebanyak tiga pemain, di mana pemain naturalisasi termasuk kategori pilar asing.
Dari segi peserta, kini hanya 11 tim yang berkompetisi di IBL 2026 setelah Bima Perkasa Jogja dan Bali United memutuskan mundur ditambah mergernya Satria Muda Pertamina dengan Prawira Bandung yang kini menjadi Satria Muda Pertamina Bandung.
Selain itu, terdapat perubahan juga dari Borneo Hornbills yang kini berubah menjadi Bogor Hornbills.
Dengan perubahan ini, Rajawali Medan tersisa sebagai satu-satunya tim yang bermarkas di luar Pulau Jawa.
Menyikapi perubahan tersebut, Junas mengaku tak mempermasalahkan jika kompetisi kembali terpusat di Pulau Jawa.
Menurutnya, kompetisi musim depan menjadi peluang untuk memperkuat fondasi dari IBL yang masih mempertahankan format kandang-tandang untuk menjaring basis suporter tim yang bermarkas di kota tersebut.
"Jadi hari ini pas 30 hari menjelang tip-off IBL musim 2026 tanggal 10 Januari. Semua sudah siap dari sisi penyelenggara," kata Junas dalam konferensi pers IBL x Kanky di Jakarta, Kamis (11/12/2025).
"Menurut saya tidak masalah begini, yang kita perlu lihat adalah bukan hanya kuantitas, bukan hanya penyebaran, tapi kan kita perlu lihat kualitasnya."
"Kalau kembali (terpusat) di Pulau Jawa jadi memang kalau kita lihat bukan hanya basket, jadi kita kuatkan dulu fondasinya," jelas dia.
Lebih lanjut, Junas menambahkan meski hanya Rajawali Medan yang tak bermarkas di Pulau Jawa, kualitas dari tim asal Sumatera Utara itu tetap terjaga dengan harapan popularitas basket di wilayah Sumatera semakin berkembang.
"Menurut saya persiapan Rajawali Medan untuk musim 2026 sangat baik. Mereka merekrut pemain-pemain yang bagus. Semoga itu dampaknya membuat animo basketnya semakin baik," tutur dia.
IBL Bekerja Sama dengan Sepatu Lokal
Selain mempersiapkan kompetisi agar semakin menarik, IBL juga melakukan kerja sama dengan brand sepatu lokal Kanky menyambut musim 2026.
Kolaborasi selama tiga tahun dengan tajuk "Step Into the Game" ini dilakukan untuk memperkuat ekosistem bola basket nasional agar semakin banyak anak-anak yang memainkan olahraga ini.
"IBL melihat Kanky sebagai brand lokal yang punya visi besar terhadap perkembangan basket Indonesia. Kami ingin memastikan kolaborasi ini memberi dampak bukan hanya pada liga, tapi juga pada komunitas dan generasi basket Indonesia. Kita bukan cuma bicara IBL saja ini juga untuk memperbesar market bola basket kita,” ujar Junas.
"Visi dari kolaborasi ini adalah untuk membesarkan market bola basketnya. Komitmen kami dengan Kanky supaya bisa membantu anak-anak muda, yang bisa bermain bola basket dengan sepatu yang lebih terjangkau," jelas dia.
Dengan menghadirkan sepatu basket yang merepresentasikan karakter pemain IBL, warna khas arena, dan DNA street basketball Indonesia, diharapkan bisa meningkatkan minat masyarakat untuk menggeluti olahraga basket.
Apalagi, Kanky memastikan harga sepatu yang diproduksi cukup terjangkau sekitar Rp350 ribu.
"Kita akan menjual sepatu ini dengan harga yang terjangkau Rp 350 ribu. Dengan demikian bisa menjangkau talenta-talenta basket di pelosok Indonesia yang selama ini sulit memiliki sepatu basket," kata ??Rico Lubis selaku Creative Director Kanky.
Sneaker kolaborasi ini rencananya bakal dirilis terbatas dan akan hadir di beberapa event IBL pada musim 2026.
"Kami ingin memberi pengalaman yang otentik. Sepatu bukan cuma buat tampil keren, tapi juga jadi bagian dari cerita basket Indonesia,” tutur pendiri Kanky, Alfons.
Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme. Berikan apresiasi sekarang