Tantangan Kepolisian Kian Kompleks, STIK Sebut Polri Butuh Lebih Banyak Pemikir Strategis

Kompol Bayu Febrianto Prayoga (kanan)
Kompol Bayu Febrianto Prayoga (kanan)

 Sekolah Tinggi Ilmu Kepolisian (STIK) Lemdiklat Polri kembali melahirkan doktor baru di bidang Ilmu Kepolisian. Komisaris Polisi (Kompol) Bayu Febrianto Prayoga resmi meraih gelar doktor setelah berhasil mempertahankan disertasinya dalam sidang terbuka promosi doktor di Gedung STIK-PTIK, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.

Perwira menengah Polri yang merupakan alumni Akademi Kepolisian (Akpol) 2009 A itu dinyatakan lulus dengan predikat sangat memuaskan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kelulusan Bayu menambah daftar perwira Polri yang menempuh pendidikan hingga jenjang doktoral. Langkah tersebut dinilai menjadi bagian dari upaya penguatan kapasitas sumber daya manusia di lingkungan Korps Bhayangkara dalam menghadapi tantangan keamanan yang terus berkembang.

Ketua STIK Lemdiklat Polri, Inspektur Jenderal Polisi Eko Rudi Sudarto, mengatakan institusi kepolisian membutuhkan lebih banyak perwira yang mampu mengintegrasikan pendekatan akademis dengan kebutuhan operasional di lapangan.

"Selamat kepada Kompol Bayu Febrianto Prayoga atas kelulusan dan gelar doktor ilmu kepolisian yang telah diraih. Institusi Polri saat ini sangat membutuhkan para pemikir strategis dari generasi muda, seperti alumni Akpol 2009, yang mampu mengawinkan teori-teori akademis dengan realitas taktis di lapangan. Kami berharap pemikiran-pemikiran yang dituangkan dalam disertasi ini dapat diaplikasikan untuk mendukung manajemen perubahan, reformasi birokrasi, serta menjawab tantangan kepolisian modern yang semakin kompleks, adaptif, dan humanis," ujar Irjen Eko, dikutip Minggu, 7 Juni 2026.

Menurut dia, capaian akademik tersebut diharapkan tidak berhenti pada gelar yang diperoleh, melainkan dapat berkontribusi dalam pengembangan kebijakan dan peningkatan kualitas pelayanan kepolisian kepada masyarakat.

Program Doktoral Ilmu Kepolisian STIK-PTIK selama ini menjadi salah satu jalur pengembangan kompetensi bagi perwira Polri. Program tersebut dirancang untuk membekali peserta dengan kemampuan analisis, penelitian, dan penyusunan kebijakan berbasis data ilmiah.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Melalui program itu, para perwira diharapkan mampu merespons berbagai dinamika keamanan dan sosial kemasyarakatan yang terus berkembang, sekaligus memperkuat kapasitas kepemimpinan strategis di lingkungan Polri.

Kelulusan Kompol Bayu juga menjadi bagian dari dorongan Lemdiklat Polri untuk memperluas budaya belajar dan peningkatan kompetensi akademik di kalangan personel kepolisian, termasuk melalui pendidikan pada jenjang tertinggi.