Bea Cukai Tanjung Priok Perkuat Layanan 24/7, Dorong Kelancaran Arus Logistik Nasional Tanpa Hambatan

Pengumuman pemeriksaan fisik jalur merah.
Pengumuman pemeriksaan fisik jalur merah.

Sebagai salah satu simpul utama dalam rantai pasok nasional, Pelabuhan Tanjung Priok memegang peranan vital dalam menjaga kelancaran arus barang impor maupun ekspor. Tingginya aktivitas logistik di kawasan ini menuntut sistem pelayanan yang tidak hanya cepat, tetapi juga konsisten sepanjang waktu. 

Menjawab kebutuhan tersebut, Bea Cukai Tanjung Priok memperkuat komitmennya melalui penerapan layanan kepabeanan 24 jam sehari, 7 hari seminggu (24/7).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Langkah ini diambil sebagai upaya strategis untuk memastikan tidak terjadi hambatan dalam proses pergerakan barang, sekaligus mencegah penumpukan peti kemas di kawasan pelabuhan. 

Dengan sistem layanan berkelanjutan, proses pengawasan dan pelayanan dapat berjalan seiring dengan dinamika rantai pasok global yang bergerak tanpa henti, sehingga efisiensi waktu dan biaya bagi pelaku usaha dapat terus ditingkatkan.

Dalam implementasinya, layanan 24/7 ini tidak hanya bersifat administratif, tetapi juga menyentuh aspek operasional di lapangan. Salah satu bentuk nyata adalah optimalisasi waktu pemeriksaan fisik barang impor yang masuk dalam jalur merah. 

Ilustrasi pemeriksaan malam.

Pemeriksaan kini dapat dilakukan hingga malam hari, sehingga proses penyelesaian dokumen dan pemeriksaan barang tidak lagi terbatas pada jam kerja konvensional.

Kebijakan ini menjadi langkah penting dalam merespons fluktuasi volume importasi yang kerap terjadi di pelabuhan tersibuk di Indonesia tersebut. Dengan adanya perpanjangan waktu pemeriksaan, potensi penumpukan pekerjaan (outstanding) dapat ditekan secara signifikan, sehingga barang impor dapat segera dikeluarkan dari kawasan pabean tanpa harus menunggu hari berikutnya.

Penerapan sistem ini juga telah menjadi bagian dari standardisasi operasional sebagaimana diatur dalam Pengumuman Nomor PENG-5/KPU.1/2026. Melalui sistem kerja shift yang terstruktur, pengawasan tetap berjalan optimal tanpa mengurangi kualitas pemeriksaan. Setiap komoditas tetap diperiksa secara cermat, namun dengan pendekatan yang lebih efisien dan terukur.

Kepala Kantor Bea Cukai Tanjung Priok, Adhang Noegroho Adhi, menegaskan bahwa keberhasilan kebijakan ini sangat bergantung pada sinergi antara pihak Bea Cukai dan pengguna jasa. Ia menyampaikan bahwa kesiapan importir menjadi faktor penting dalam mempercepat proses pemeriksaan di lapangan.

“Bea Cukai Tanjung Priok mengimbau kepada para importir yang barangnya telah mendapatkan penunjukan siapa petugas pemeriksanya, untuk segera memastikan kesiapan di lapangan, mulai dari kelengkapan dokumen pendukung, kesiapan fisik barang, hingga penyediaan tenaga pendamping di tempat penimbunan. Kesiapan yang simultan dari sisi pengguna jasa menjadi kunci utama agar proses pemeriksaan fisik di malam hari dapat diselesaikan dengan tertib, lancar, dan optimal,” ujar Adhang.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Selain penguatan operasional, Bea Cukai Tanjung Priok juga menghadirkan saluran komunikasi yang lebih responsif guna mendukung kelancaran layanan. Pengguna jasa yang menghadapi kendala teknis atau membutuhkan koordinasi terkait pemeriksaan fisik dapat menghubungi layanan informasi khusus melalui WhatsApp di 081319178317.

Kombinasi layanan 24/7, optimalisasi pemeriksaan lapangan, serta dukungan komunikasi yang mudah diakses, Bea Cukai Tanjung Priok berharap ekosistem logistik nasional semakin efisien, modern, dan kompetitif. Upaya ini diharapkan tidak hanya mempercepat arus barang, tetapi juga memperkuat posisi Indonesia dalam rantai perdagangan global. (LAN)