Akui Sempat Ragukan Maarten Paes, Pelatih Ajax Kini Angkat Topi

Maarten Paes, Timnas Indonesia, Akui Sempat Ragukan Maarten Paes, Pelatih Ajax Kini Angkat Topi

Kiper Timnas Indonesia, Maarten Paes, mendapat pujian dari pelatih Ajax Amsterdam, Oscar Garcia, setelah tampil apik dalam laga play-off UEFA Conference League (UECL).

Maarten Paes menjadi salah satu penentu kemenangan Ajax saat menghadapi FC Utrecht di Stadion Krass, Volendam. 

Pertandingan berakhir imbang 1-1 selama 120 menit sebelum dilanjutkan ke babak adu penalti.

Dalam momen tersebut, Paes berhasil menggagalkan dua tendangan penalti pemain Utrecht dan membantu Ajax mengamankan tiket ke kompetisi Eropa musim depan.

Oscar Garcia Akui Sempat Ragu

Sebelum pertandingan berlangsung, Oscar Garcia ternyata sempat meragukan kemampuan Paes dalam situasi adu penalti.

Pelatih asal Spanyol itu bahkan menganggap latihan penalti tidak terlalu diperlukan.

"Kami melakukannya selama sesi latihan terakhir, tetapi jujur saja, saya tidak percaya pada latihan penalti," kata Garcia.

"Tekanannya tidak sama, kipernya sama, perasaannya berbeda. Semua pemain sepak bola profesional bisa mencetak gol dan gagal mengeksekusi penalti."

"Para pemain mulai berlatih, saya bilang itu tidak perlu, tetapi mereka menginginkannya," imbuhnya.

Namun hasil pertandingan membuat Garcia mengubah pandangannya terhadap kiper Timnas Indonesia tersebut.

Penampilan Maarten Paes Bikin Garcia Terkejut

Maarten Paes, Timnas Indonesia, Akui Sempat Ragukan Maarten Paes, Pelatih Ajax Kini Angkat Topi

Kiper Timnas Indonesia Maarten Paes gabung klub Eradivisie, Ajax. Transfer Paes ke Ajax diumukan pihak klub pada Senin (2/2/2026).

Penampilan Maarten Paes di babak adu penalti membuat Garcia mengaku terkesan.

Ia menyebut sang pemain memiliki kualitas bagus sebagai penjaga gawang.

"Tidak, saya tidak tahu dia bisa melakukan ini, tapi sekarang saya tahu," kata Oscar Garcia lagi.

"Dia adalah kiper yang sangat lincah dan sangat bagus."

Meski Ajax akhirnya menang, Garcia menilai timnya seharusnya dapat mengakhiri pertandingan lebih cepat tanpa perlu adu penalti.

"Saya rasa kita tidak perlu sampai adu penalti, karena kita bisa memenangkan pertandingan ini lebih awal," ujarnya.

Maarten Paes Santai Hadapi Kritik

Sebelum tampil melawan Utrecht, Paes sempat mendapat kritik terkait performanya bersama Ajax.

Meski begitu, kiper Timnas Indonesia itu memilih fokus pada peningkatan diri.

"Kritik itu tidak selalu mudah bagi yang melontarkan. Tapi saya mencoba untuk tetap tenang," kata Maarten Paes.

"Jika Anda melihat beberapa pertandingan terakhir saya, Anda pasti dapat melihat kemajuan di semua area."

"Saya fokus pada diri sendiri dan mencoba untuk menjadi kiper yang lebih baik dan pribadi yang lebih baik," imbuhnya.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang