Pengamat Belanda Sorot Transfer Maarten Paes ke Ajax, Ada Keraguan
Transfer Maarten Paes dari FC Dallas ke Ajax Amsterdam menjadi sorotan oleh pengamat sepak bola dari Belanda.
Nama Maarten Paes belakangan ini mencuri perhatian di bursa transfer Januari, terutama setelah ia dirumorkan akan bergabung dengan Persib Bandung.
Namun, kiper Timnas Indonesia tersebut kini akan menandatangani kontrak jangka panjang tiga setengah tahun dengan Ajax.
Klub tersukses di Belanda tersebut, dengan Jordi Cruyff sebagai direktur olahraga mereka, dilaporkan menebus Paes dengan biaya transfer 1 juta euro.
Pengamat sepak bola Belanda dan jurnalis ESPN, Cristian Willaert, memberikan pandangannya mengenai situasi ini.
Dalam program Tekengeld di ESPN, Willaert menilai keputusan Ajax tersebut tidak sesuai dengan ekspektasi yang ada.
Diragukan Jadi Kiper Utama
Ia menyebutkan bahwa Maarten Paes yang kini berusia 27 tahun ini diragukan akan menjadi kiper utama Ajax.
"Tidak sesuai dengan ekspektasi bahwa (Maarten) Paes akan menjadi kiper utama," ujar Cristian Willaert.
Pernyataan Willaert berdasarkan fakta bahwa Paes belakangan ini kehilangan tempat di FC Dallas.
Setelah empat tahun berkarier di Major League Soccer (MLS), Paes tercatat hanya tampil dalam 22 laga bersama FC Dallas pada 2025.
Penjaga gawang Timnas Indonesia Maarten Paes saat tampol di hadapan ribuan suporter menghadapi Bahrain pada pertandingan lanjutan ronde ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia, Selasa (25/3/2025) di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan Jakarta.
Terakhir, ia bermain penuh saat menghadapi New York City pada 26 Juli 2025 sebelum mengalami cedera.
"Paes belakangan tidak menjadi pilihan utama di FC Dallas. Penampilannya kompetitif terakhirnya tercatat pada Juli tahun lalu," ungkap Willaert.
Meski begitu, Willaert melihat bahwa ia sempat bermain untuk Timnas Indonesia, sehingga Paes dinilai tidak sepenuhnya kehilangan ritme bermain.
Willaert berpendapat bahwa langkah Ajax untuk mendatangkan Paes cukup mengejutkan, mengingat ia telah lama tidak bermain di klub.
"Saya menilai ini sebagai langkah yang cukup mengejutkan dari Ajax," jelas Willaert.
Ia meragukan bahwa Paes akan menjadi pilihan utama untuk mengisi posisi kiper di Ajax.
Lebih jauh lagi, ia menegaskan bahwa Paes mungkin hanya akan menjadi cadangan dan Ajax harus mencari kiper baru yang lebih berkualitas.
"Saya rasa dia (Maarten Paes) tidak akan menjadi kiper nomor satu Ajax," ungkap Willaert.
"Mereka akan melihatnya sebagai opsi kedua yang berpengalaman, di belakang kiper utama baru yang masih harus direkrut," tuturnya.
Situasi Penjaga Gawang di Ajax Amsterdam
Situasi kiper di Ajax sendiri kini menarik.
Kiper utama Ajax sekarang adalah Vitezslav Jaros yang musim ini banyak dapet kritik dan hanya mencatatkan 5 clean sheet dari 16 laga Eredivisie walau dia main bagus lawan Villarreal.
Remko Pasveer (42 tahun) sudah berada di ujung karier dan dilepas ke Heracles pada bursa transfer Januari ini.
Realistisnya, Paes punya 6 bulan untuk meyakinkan manajemen Ajax akan kemampuannya sehingga klub tak perlu mencari kiper profil tinggi pada musim panas.
Kabar lain di Belanda menyebutkan bahwa Ajax telah mengikuti sang penjaga gawang sejak dua tahun terakhir.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang