Pelatih Ajax Beberkan Kekurangan Maarten Paes

Maarten Paes di Ajax Amsterdam
Maarten Paes di Ajax Amsterdam

 Kiper Timnas Indonesia, Maarten Paes, akhirnya merasakan kemenangan pertamanya bersama Ajax Amsterdam di kompetisi Eredivisie musim 2025/2026.

Ajax tampil perkasa saat menjamu Sparta Rotterdam pada pekan ke-27 yang digelar di Johan Cruijff ArenA, Minggu (15/3/2026) dini hari WIB. Tim tuan rumah menang telak dengan skor 4-0.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ajax mengamuk di kandang

Ajax langsung tampil agresif sejak awal pertandingan. Keunggulan pertama hadir pada menit ke-19 lewat gol bunuh diri Joshua Kitolano.

Keunggulan Ajax bertambah pada menit ke-32 melalui gol Steven Berghuis, yang membuat tuan rumah menutup babak pertama dengan keunggulan 2-0.

Memasuki babak kedua, Ajax tidak mengendurkan serangan. Davy Klaassen mencetak gol ketiga pada menit ke-73 sebelum Mika Godts memperbesar keunggulan tiga menit kemudian. Skor 4-0 pun bertahan hingga laga usai.

Hasil ini menjadi momen spesial bagi Maarten Paes. Kiper berusia 27 tahun itu akhirnya meraih kemenangan pertamanya sejak bergabung dengan Ajax.

Paes sendiri menjalani debut bersama klub raksasa Amsterdam tersebut pada 21 Februari 2026. Dalam tiga laga awal di Eredivisie, Ajax sebelumnya hanya meraih dua hasil imbang dan satu kekalahan.

Kemenangan atas Sparta Rotterdam menjadi tiga poin pertama yang dirasakan Paes bersama Ajax.

Selain itu, ia juga menambah catatan clean sheet. Sejauh ini, Paes sudah mencatat dua pertandingan tanpa kebobolan bersama Ajax.

Meski mencatat clean sheet, kontribusi Paes dalam laga ini tidak terlalu sibuk. Sepanjang pertandingan, ia hanya melakukan satu penyelamatan.

Situs statistik SofaScore memberi nilai 6,7 untuk penampilan Paes.

Menariknya, rating tersebut justru lebih rendah dibanding kiper Sparta Rotterdam, Joel Drommel. Meski kebobolan empat gol, Drommel mencatat tujuh penyelamatan sehingga mendapat nilai 7,8.

Walau sukses meraih clean sheet, penampilan Paes tetap mendapat evaluasi dari pelatih sementara Ajax, Óscar García.

Menurut García, masih ada aspek permainan Paes yang perlu diperbaiki, terutama dalam hal distribusi bola melalui umpan panjang.

“Kiper masih baru di sini dan dia juga bukan lulusan akademi Ajax. Jadi itu salah satu hal yang ingin kami perbaiki,” kata García.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ia menambahkan bahwa penyesuaian tersebut bukan hanya berlaku untuk Paes, tetapi juga untuk para pemain lain di lini belakang.

Sejak bergabung dengan Ajax, Paes memang beberapa kali menjadi sorotan pengamat sepak bola Belanda. Proses adaptasi dengan gaya permainan Ajax disebut menjadi faktor yang masih terus dipantau oleh tim pelatih.