Senso-ji Asakusa, Kuil Tertua di Tokyo Favorit Wisatawan
ji adalah kuil tertua di Tokyo dan menjadi salah satu ikon paling dikenal di Jepang.
Bangunan merahnya, aroma dupa, dan suasana klasik di sekitar Gerbang Kaminari-mon membuat pengalaman berkunjung terasa berbeda sejak awal.
Menurut , kuil ini didedikasikan untuk Avalokitesvara Bodhisattva dan menjadi tujuan jutaan peziarah setiap tahun.
Di bagian depan, pengunjung dapat menyusuri Nakamise-dori yang dipenuhi toko suvenir dan kudapan tradisional Jepang.
Legenda pendiriannya berawal dari dua nelayan yang menemukan patung Kannon di Sungai Sumida.
Bangunan utama kuil ini pernah hancur pada Perang Dunia II sebelum dibangun kembali pada 1958.
Pagoda lima tingkat di dalam kompleksnya juga merupakan hasil rekonstruksi setelah kerusakan akibat serangan udara pada 1945.
Gerbang-gerbang penting seperti Niten-mon, Hozo-mon, dan Kaminari-mon menjadi bagian dari sejarah panjang Senso-ji sejak era Edo.
Kompleks Senso-ji menyimpan lebih dari sepuluh area utama dengan nilai sejarah dan budaya tinggi.
Yogodo Hall di dalam kompleks ini berisi delapan Buddha pelindung yang menaungi hewan zodiak Cina.
Awashimado Hall pernah menjadi aula utama sementara setelah Perang Dunia II sebelum dipindahkan dan direnovasi pada 1994.
Bentendo Hall memuja Sarasvati dan memiliki lonceng yang dikenal warga Asakusa sebagai lonceng waktu sejak abad ke-17.
Jika kamu ingin tahu penjelasan lengkap tentang setiap bangunan serta cerita penuh sejarahnya, baca selengkapnya di
Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Ikuti terus update topik ini dan notifikasi penting di Aplikasi KOMPAS.com.