Mengapa Sebaiknya Cuci Tangan Setelah Pegang Menu Restoran?
Apa kamu cuci tangan setelah memegang menu restoran? Jika tidak, sebaiknya lakukanlah demi kesehatan diri.
Meskipun petugas di restoran kerap menjaga kebersihan, tapi ada kalanya terdapat bahaya kesehatan yang tidak terlihat oleh mata.
Mengapa sebaiknya cuci tangan usai pegang menu restoran?
Tidak bisa mengontrol kebersihan tangan tiap pelanggan
Tahukah kamu, menu restoran bisa jadi benda paling kotor di meja makan? Simak alasan mengapa sebaiknya cuci tangan setelah memesan makanan.
Dilansir dari Mashed, Minggu (10/5/2026), menu restoran termasuk benda paling kotor di meja. Sebab, hampir semua pelanggan menyentuh menu tersebut dengan tangan mereka.
Pihak restoran mungkin sudah berusaha membersihkan fasilitas mereka dengan baik. Namun, mereka tidak bisa mengontrol kebersihan tangan setiap pelanggan.
Mungkin saja ada pelanggan yang sedang sakit saat datang, atau bisa jadi mereka belum mencuci tangan dalam waktu yang lama.
Terkadang ada anak kecil yang memegang menu sambil bermain, ada juga risiko menu terjatuh ke lantai secara tidak sengaja.
Tumpahan makanan atau minuman juga sering mengenai permukaan menu. Semua hal ini menumpuk kuman dalam jumlah banyak.
Kuman yang ada di menu restoran bukanlah masalah sepele. Hal ini dibuktikan oleh penelitian dari Ibtehal Alsallaiy, saat menjadi mahasiswa pascasarjana di Clemson University di South Carolina, Amerika Serikat.
Lewat tesis masternya tahun 2013, Alsallaiy menemukan bahwa bakteri ternyata bisa berpindah dengan mudah dari menu ke tangan pelanggan. Bakteri pun disebut bisa bertahan hidup di menu selama 48 jam.
Bakteri jenis Staphylococcus menjadi perhatian utama dalam studi tersebut karena menjadi penyebab infeksi staph yang cukup berbahaya. Kendati demikian, sebenarnya ada banyak jenis patogen lain yang bisa bersembunyi di menu.
Bagaimana dengan kode QR dan layar sentuh?
Tahukah kamu, menu restoran bisa jadi benda paling kotor di meja makan? Simak alasan mengapa sebaiknya cuci tangan setelah memesan makanan.
Saat ini, banyak restoran menggunakan teknologi digital, misalnya menu yang bisa dilihat smartphone setelah memindai kode QR. Ada pula restoran yang menyediakan kios digital khusus dengan touchscreen (layar sentuh) untuk pemesanan.
Kendati demikian, format digital ini disebut tidak menjamin kebersihan 100 persen. Salah satu alasannya, smartphone pribadimu tetap bisa menjadi sarang bagi banyak mikroba.
Menurut ulasan dari Travel Medicine and Infectious Disease tahun 2020, smartphone mengandung banyak kuman sehingga, setelah memegang alat tersebut untuk memindai menu, tangan tetap tidak bersih.
Hal yang sama berlaku pada layar sentuh untuk memesan makanan, yang mana kerap digunakan secara bergantian oleh banyak orang.
Banyak restoran sudah berusaha membersihkan menu. Namun, perlindungan terbaik ada di tangan pelanggan. Pastikan menyempatkan diri ke wastafel untuk cuci tangan setelah selesai memesan.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang