Double Cabin Baru BYD Siap Meluncur, Berjenis PHEV
BYD enggan berpuas diri dalam menghadirkan inovasi ke konsumen. Terkini mereka dikabarkan tengah menyiapkan mobil baru.
Melansir Carnewschina pada Senin (13/04), jenama asal Cina ini melakukan uji jalan pikap anyar yang terbungkus kamuflase.
“Desain bagian depan menyerupai jajaran mobil Dynasty milik BYD,” bunyi laporan media daring tersebut.
Meski belum ada konfirmasi resmi, banyak pihak yang menduga model satu ini bakal dijual lewat jaringan Dynasty.

Bikin tambah menarik, double cabin baru BYD tersebut menawarkan desain yang berbeda dengan Shark untuk pasar ekspor.
Berarti BYD kemungkinan besar tengah mengembangkan versi lebih spesifik, untuk pelanggan di Negeri Tirai Bambu.
Kemudian rumor beredar, kendaraan roda empat baru tersebut mengusung jantung pacu Plug-in Hybrid (PHEV) yang lebih terjangkau. Bukan versi performa tinggi seperti untuk pasar global.
“Hal ini sejalan dengan struktur segmen pikap di Tiongkok, di mana keterjangkauan serta kegunaan tetap menjadi faktor utama,” lanjut mereka.
Kabar kehadiran double cabin anyar ini juga semakin menguat, setelah Kementerian Industri dan Teknologi Informasi Cina (MIIT) memberikan lampu hijau bagi pabrik BYD di Zhengzhou.
Mereka diizinkan untuk memproduksi kendaraan kategori PHEV. Langkah itu menjadi sinyal kuat bagi BYD guna menghadirkan mobil baru.
Melalui dua langkah tersebut, menunjukkan proyek ini memasuki babak akhir. Peluncuran resmi digadang-gadang akan digelar dalam waktu dekat.
Sekadar mengingatkan, pada Desember 2025 gambar paten double cabin baru BYD sudah bocor ke publik.
Gambar paten eksterior pikap BYD didaftarkan di Uni Eropa melalui EU Intellectual Property Office.
Model ini digadang jadi versi entry level dari Shark 6. Sama seperti pendahulunya, pikap tersebut bakal mengincar pasar internasional.
Apabila melihat bahasa desainnya, bisa dibilang pikap ini merupakan versi ute atau double cabin dari BYD Song Plus.

Patut diketahui, pasar pikap di Cina memang masih belum besar. Akan tetapi terus berkembang seiring tingginya permintaan di segmen komersial serta gaya hidup.
Saat ini BYD menempati peringkat ketujuh dalam penjualan pikap. Mereka berhasil membukukan 39.466 unit.
Seluruh angka tersebut berasal dari permintaan di luar negeri. Jadi sebuah kesempatan bagi BYD untuk menggenjot pasar dalam negeri.