Cara Shalat Jamak Qashar di Perjalanan Jauh: Niat, Jarak Minimal, dan Dalil Syar'i

Niat Shalat Jamak, Cara Shalat Jamak Qashar di Perjalanan Jauh: Niat, Jarak Minimal, dan Dalil Syar'i, Apa Itu Shalat Qashar dan Siapa yang Berhak?, Syarat Sah Shalat Qashar bagi Musafir, Tata Cara dan Niat Shalat Jamak, Kombinasi Jamak dan Qashar

Tradisi mudik atau pulang ke kampung halaman menjelang Hari Raya Idul Fitri telah menjadi bagian tak terpisahkan dari masyarakat Muslim di Indonesia. Perjalanan jauh yang ditempuh demi berkumpul bersama keluarga besar sering kali memakan waktu lama dan menguras tenaga.

Meski dalam kondisi safar (perjalanan), kewajiban shalat fardhu tetap harus ditunaikan. Islam memberikan keringanan atau rukhsah bagi musafir dalam melaksanakan ibadah shalat, yaitu melalui metode jamak dan qashar.

Hal ini sebagaimana firman Allah SWT dalam Al Quran Surat An-Nisa ayat 101:

وَاِذَا ضَرَبْتُمْ فِى الْاَرْضِ فَلَيْسَ عَلَيْكُمْ جُنَاحٌ اَنْ تَقْصُرُوْا مِنَ الصَّلٰوةِ

Artinya: “Apabila kamu bepergian di bumi, maka tidak dosa bagimu untuk mengqashar shalat.”

Apa Itu Shalat Qashar dan Siapa yang Berhak?

Shalat qashar adalah meringkas shalat fardhu yang asalnya empat rakaat menjadi dua rakaat. Namun, perlu diingat bahwa tidak semua shalat bisa diqashar.

Mengutip penjelasan Imam an-Nawawi dalam kitab Al-Majmu’ Ala Syarh al-Muhadzab, keringanan ini hanya berlaku untuk shalat Dzuhur, Ashar, dan Isya.

فَيَجُوزُ الْقَصْرُ فِي السَّفَرِ فِي الظُّهْرِ وَالْعَصْرِ وَالْعِشَاءِ وَلَا يَجُوزُ فِي الصُّبْحِ وَالْمَغْرِبِ وَلَا فِي الْحَضَرِ وَهَذَا كُلُّهُ مُجْمَعٌ عَلَيْهِ وَإِذَا قَصَرَ الرُّبَاعِيَّاتِ رَدَّهنَّ إلَى رَكْعَتَيْنِ

“Boleh melakukan qashar shalat ketika dalam perjalanan pada shalat Dzuhur, Ashar, dan Isya, namun tidak boleh pada shalat Subuh dan Magrib... Apabila seseorang mengqashar shalat yang asalnya empat rakaat, maka ia mengembalikannya menjadi dua rakaat.”

Syarat Sah Shalat Qashar bagi Musafir

Berdasarkan penjelasan Syekh Abu Syuja al-Asfihani dalam kitab Matan al-Ghayah wa at-Taqrib, ada lima syarat utama agar shalat qashar dianggap sah:

  • Tujuan Bukan Maksiat: Perjalanan harus bertujuan baik atau mubah.
  • Jarak Tempuh: Minimal mencapai dua marhalah, atau sekitar 80,64 km hingga 88,704 km.
  • Jenis Shalat: Hanya untuk shalat rubaiyyah (berjumlah empat rakaat).
  • Niat Qashar: Dilakukan saat takbiratul ihram.
  • Tidak Bermakmum pada Muqim: Musafir tidak boleh bermakmum kepada imam yang shalatnya sempurna (empat rakaat).

Syekh Dr. Wahbah az-Zuhaili dalam ensiklopedia fiqihnya menyebutkan bahwa hikmah rukhsah ini adalah untuk menghilangkan kesulitan (masyaqqah).

الْحِكْمَةُ مِنَ الْقَصْرِ: هِيَ دَفْعُ الْمَشَقَّةِ وَالْحَرَجِ الَّذِي قَدْ يَتَعَرَّضُ لَهُ الْمُسَافِرُ غَالِبًا

“Hikmah dari qashar shalat adalah untuk menghilangkan kesulitan dan kesempitan yang biasanya dialami oleh musafir...”

Tata Cara dan Niat Shalat Jamak

Selain qashar, pemudik juga bisa melakukan shalat jamak, yaitu menggabungkan dua waktu shalat dalam satu waktu.

  • Jamak Taqdim: Menggabungkan dua shalat di waktu shalat yang pertama (misal: Ashar dikerjakan di waktu Dzuhur).
  • Jamak Ta'khir: Menggabungkan dua shalat di waktu shalat yang kedua (misal: Dzuhur dikerjakan di waktu Ashar).

Lafal Niat Shalat Jamak Taqdim (Dzuhur dan Ashar):

أُصَلِّيْ فَرْضَ الظُّهْرِ أَرْبَعَ رَكَعَاتٍ مَجْمُوْعًا بِالْعَصْرِ جَمْعَ تَقْدِيْمٍ لِلّٰهِ تَعَالَى

Ushalli fardha dzuhri arba’a rakaatin majmu’an bil ashri jam’a taqdimin lillāhi ta’ālā.

Kombinasi Jamak dan Qashar

Bagi pemudik yang ingin lebih praktis, diperbolehkan menggabungkan jamak sekaligus qashar. Misalnya, mengerjakan shalat Dzuhur dua rakaat dan Ashar dua rakaat di satu waktu.

Contoh Niat Jamak Qashar (Taqdim):

أُصَلِّيْ فَرْضَ الظُّهْرِ رَكْعَتَيْنِ قَصْراً مَجْمُوْعًا بِالْعَصْرِ جَمْعَ تَقْدِيْمٍ لِلّٰهِ تَعَالَى

Ushalli fardha dzuhri rak’ataini qashran majmū’an bil ‘ashri jam’a taqdīmin lillāhi ta’ālā.

Dengan adanya kemudahan ini, diharapkan para pemudik tetap konsisten menjaga ibadahnya meski di tengah kemacetan atau perjalanan jauh. Islam menekankan bahwa ibadah tidak seharusnya menjadi beban yang memberatkan pemeluknya.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang