Denada Ungkap Alasan Tetap Pertahankan Kehamilan Ressa Meski di Luar Nikah
Nama Denada kembali menjadi sorotan publik setelah secara terbuka mengakui bahwa Ressa Rizky Rosano adalah anak kandungnya. Pengakuan tersebut mengundang perhatian luas, terutama karena menyangkut kisah pribadi yang selama ini tidak banyak diketahui publik.
Dalam penjelasannya, Denada menegaskan bahwa ia ingin meluruskan satu hal penting kepada sang anak. Ia tidak ingin Ressa merasa bahwa dirinya pernah ditinggalkan atau dibuang. Justru sebaliknya, ia mengaku telah melalui proses kehamilan hingga persalinan dengan penuh cinta dan kesadaran. Scroll ke bawah untuk simak artikel selengkapnya.
“Aku kepengen dia tahu bahwa nggak kok nnggak seperti itu, Ressa tuh nggak dibuang,” ungkap Denada saat berbincang bersama FenI Rose yang dikutip pada Kamis, 19 Maret 2026.
Keputusan untuk mempertahankan kehamilan tersebut diambil Denada sejak awal ia mengetahui kondisinya. Meski saat itu kehamilan terjadi di luar pernikahan, ia mengaku tetap memilih untuk melanjutkannya. Baginya, keputusan tersebut bukan sesuatu yang diambil secara tergesa-gesa, melainkan melalui pertimbangan yang matang.
“Aku tuh melahirkan dia dan mengandung dia itu dengan penuh kasih dengan penuh sayang. Aku mengambil keputusan itu sesadar-sadarnya, semantap-mantapnya tanpa ada keraguan,” lanjutnya.
Namun, Denada tidak menampik bahwa di balik keputusan tersebut, ia juga sempat diliputi berbagai perasaan, termasuk ketakutan dan kebingungan. Ia mengakui bahwa pada saat itu kondisi mentalnya belum sepenuhnya siap untuk menghadapi situasi yang cukup kompleks.
“Saat itu secara mental aku masih belum cukup dewasa mungkin belum siap, mungkin masih bingung bagaimana harus menghadapinya gitu,” ujarnya.
Meski demikian, satu hal yang ia tekankan adalah bahwa dirinya tidak pernah memiliki niat untuk menggugurkan kandungan. Bagi Denada, mempertahankan kehamilan adalah keputusan yang sudah bulat, meski disertai dengan rasa takut yang manusiawi.
“Aku tidak pernah ada keraguan selain dengan keputusan untuk keep the baby, meneruskan kehamilan. Nggak (pernah kepikiran menggugurkan), ada ketakutan tapi tidak,” tegasnya.
Dalam kesempatan tersebut, Denada juga mengungkapkan harapannya agar sang anak dapat memahami situasi yang terjadi di masa lalu. Ia menyadari bahwa mungkin ada perasaan yang muncul dari Ressa, dan ia tidak menampik bahwa hal itu bisa saja disebabkan oleh keputusannya sendiri.
“Dan aku nggak kepengen dia merasa kaya gitu tapi aku ngerti dia merasa kaya gitu itu salah aku,” katanya.
Ia pun menegaskan bahwa keputusannya untuk berbicara terbuka bukanlah untuk mencari pembenaran, melainkan agar sang anak bisa mendengar langsung cerita dari dirinya.
“Mudah-mudahan di sini aku bisa cerita, nggak untuk cari pembenaran tapi aku kepengin paling tidak dia lihat dan dia dengar dariku sendiri,” ucapnya.