Mohamed Salah dan Lamine Yamal Ukir Rekor Spesial di Liga Champions
Leg kedua babak 16 besar Liga Champions 2025-2026 dihiasi sejumlah rekor yang diukir para bintang lapangan. Dua di antaranya adalah Mohamed Salah dan Lamine Yamal.
Salah dan Yamal menjadi aktor di balik sukses Liverpool dan Barcelona yang sama-sama mengunci satu tiket di babak perempat final Liga Champions, Kamis (19/3/2026) dini hari WIB.
Salah membantu The Reds membalikkan keadaan atas kekalahan 0-1 dari Galatasaray di leg pertama dengan berpesta gol 4-0 saat menjamu tim asal Turkiye itu di Anfield.
Sementara, Yamal juga tampil luar biasa ketika Barcelona menghajar Newcastle United pada leg kedua di Camp Nou dengan skor 7-2 yang menjadikan agregat 8-3.
Peran kedua pemain pada masing-masing pertandingan mengantarkan mereka mengukir rekor spesial dalam sejarah Liga Champions.
Dimulai dari Lamine Yamal. Tambahan satu gol dari titik penalti membuatnya telah mengoleksi 10 gol di pentas tertinggi antarklub Eropa tersebut.
Menjadikannya pemain termuda yang menorehkan 10 gol atau lebih di Liga Champions mengalahkan Kylian Mbappe dan Erling Haaland.
Saat mencatatkan gol ke-10 nya di Liga Champions ke gawang Newcastle, pesepak bola asal Spanyol itu baru berusia 18 tahun 248 hari.
Dia mengalahkan Mbappe yang sebelumnya memegang rekor tersebut pada usia 18 tahun 350 hari.
Bahkan, Yamal juga mengungguli para pesepak bola populer lainnya seperti Karim Benzema, Lionel Messi, hingga Raul Gonzalez.
"Ini soal kepercayaan diri dalam pertandingan dan Lamine mengatakan kepada saya dia ingin mengambilnya (penalti)," kata Raphinha memuji mentalitas Lamine Yamal dikutip situs resmi UEFA.
"Ketika Anda melihat kepercayaan dirinya, Anda memercayainya, dan itu berjalan dengan baik. Dia melakukannya dengan sangat baik," tambah dia.
Penyerang Liverpool Mohamed Salah (kiri) dan Curtis Jones merayakan gol pada laga Liga Inggris antara Wolverhampton Wanderers dan Liverpool di stadion Molineux di Wolverhampton, Inggris tengah pada 3 Maret 2026.
Tonggak Sejarah Mohamed Salah
Selain Yamal, Salah juga menorehkan milestone alias tonggak sejarah dengan menjadi pemain asal Afrika pertama yang sukses mencatatkan 50 gol di Liga Champions.
50 nya diukir ke gawang Galatasaray yang sekaligus menutup pesta gol The Reds di laga tersebut.
Salah melakukannya bersama tiga klub, yakni FC Basel (2), AS Roma (1), dan Liverpool (47).
Pencapaiannya itu mendapatkan pujian dari sang manajer, Arne Slot. Pria asal Belanda itu mengatakan bahwa Salah merupakan pemain spesial dengan mentalitas juara.
"(Gol) itu mengatakan banyak hal tentang dirinya (Salah) setelah penaltinya sebelum turun minum digagalkan," ucap Arne Slot.
"Dia memberi assist kepada Hugo Ekitike lalu mencetak gol yang menjadi ciri khasnya. Itu mengatakan banyak hal tentang kekuatan mentalnya," jelas sang manajer.
Kedua pemain tersebut memiliki peluang besar untuk mengukir rekor baru di Liga Champions lantaran timnya berhasil melaju ke babak 8 besar.
Pada babak selanjutnya, Barcelona akan berhadapan dengan Atletico Madrid. Sementara, Liverpool akan bersua Paris Saint-Germain (PSG).
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang