Lamine Yamal: Perjuangan Musim Awal dan Hat-Trick Pertama

Lamine Yamal, LaLiga, Lamine Yamal: Perjuangan Musim Awal dan Hat-Trick Pertama

Lamine Yamal tampil memukau dan menjadi penentu kemenangan telak 4-1 yang diraih Barcelona saat menjamu Villarreal di Camp Nou, Sabtu (28/2/2026) malam WIB dalam lanjutan Liga Spanyol 2025-2026.

Lamine Yamal sukses membukukan hat-trick perdana sepanjang karier profesionalnya, sebuah pencapaian yang memberikannya kebahagiaan luar biasa.

Seusai pertandingan yang menegangkan di kompetisi LaLiga tersebut, Lamine Yamal meluangkan waktu untuk berbicara kepada awak media.

Pemuda berbakat ini menceritakan kepuasannya atas hasil maksimal yang diraih tim, sekaligus menjabarkan proses terciptanya gol kedua yang dinilai sangat spektakuler.

Menghadapi barisan pertahanan lawan yang diakuinya sangat tangguh, ia menekankan bahwa ketenangan adalah elemen paling krusial.

Ia menceritakan secara rinci bagaimana dirinya menahan pergerakan untuk memancing reaksi lawan sebelum melepaskan tembakan mematikan.

“Mereka lawan yang sangat bagus dan itulah mengapa saya sangat senang dengan gol-gol dan kemenangan ini," ungkap Lamine Yamal dikutip dari Football Espana.

"Untuk gol kedua, kuncinya adalah tetap tenang. Saat saya menguasai bola, saya yang memutuskan ke sisi mana saya akan bergerak."

"Saya menunggu Cardona melompati saya, saya bergerak dan Moleiro hampir merebut bola dari saya. Dan tendangan melengkungnya. Beberapa di antaranya memang harus masuk,” lanjutnya.

Capaian Spesial dan Pujian untuk Pedri

Berkat tambahan tiga gol tersebut, total kontribusi gol dan assist yang ia cetak kini menyentuh angka 100 di usianya yang masih 18 tahun.

Walau torehan ini sangat istimewa, ia menyadari adanya ekspektasi besar dari publik terkait produktivitasnya di masa depan.

orang ingin saya mencetak 100 gol di usia 16 tahun. Saya juga ingin, tetapi sedikit demi sedikit. Mencetak satu gol, dua… Membantu tim membuat saya sangat bahagia.”

Lamine Yamal, LaLiga, Lamine Yamal: Perjuangan Musim Awal dan Hat-Trick Pertama

Lamine Yamal dibayangi Alberto Moleiro dalam pertandingan sepak bola Liga Spanyol antara FC Barcelona vs Villarreal CF di Stadion Camp Nou di Barcelona pada 28 Februari 2026. (Foto oleh MANAURE QUINTERO / AFP)

Lebih lanjut, ia juga memberikan apresiasi tinggi kepada rekannya, Pedri. Umpan matang dari sang gelandang terbukti menjadi jalan terciptanya hat-trick di laga tersebut.

“Di bangku cadangan, saya berdiskusi dengan Tek bahwa ketika Pedri masuk, semuanya berubah. Dia mengendalikan permainan," tegas Yamal.

"Umpan yang dia berikan kepada saya luar biasa, itu membuat saya sendirian di belakang pertahanan mereka.”

Bangkit dari Masa Sulit

Di balik kegemilangannya di atas lapangan hijau, masa-masa awal musim ini rupanya tidak berjalan dengan mudah.

Ia secara terbuka mengakui sempat mengalami kendala fisik maupun mental yang memengaruhi performa dan suasana hatinya.

“Saya merasa tidak seperti diri saya sendiri. Itu campuran dari segalanya, ditambah pubalgia yang menurut saya sudah terlupakan, tetapi saya tidak senang bermain dan saya pikir itu terlihat."

"Selama sekitar seminggu saya merasa jauh lebih baik, itu membuat saya ingin tersenyum di lapangan, sesuatu yang sudah lama tidak saya rasakan dan saya sangat senang, sekarang saya senang bermain.”

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang