YouTube Perluas Alat Deteksi Deepfake AI ke Politisi dan Pejabat
Platform berbagi video YouTube memperluas akses fitur deteksi kemiripan wajah (likeness detection) berbasis kecerdasan buatan (AI) kepada politisi, pejabat pemerintah, dan jurnalis.
Sebelumnya, likeness detection AI ini sudah lebih dulu diperkenalkan pada 2024 lalu untuk para pesohor dan atlet, kamudian diperluas ke kreator yang tergabung dalam program YouTube Partner Program (YPP) pada 2025 lalu.
Sesuai namanya, likeness detection memungkinkan pengguna yang telah diverifikasi untuk mendeteksi video yang menampilkan wajah mereka dalam konten hasil rekayasa AI (deepfake).
Cara kerjanya mirip dengan sistem hak cipta Content ID milik YouTube. Bedanya, sistem ini tidak mendeteksi musik atau video berlisensi, melainkan kemiripan wajah seseorang dalam konten yang dibuat menggunakan AI.
Nah, apabila muka pengguna ternyata dideteksi ada dalam sebuah video, maka mereka bisa mengajukan permintaan penghapusan (request removal) jika konten tersebut dibuat tanpa izin.
YouTube sendiri tidak langsung menghapus konten-konten yang dideteksi pakai likeness detection karena mereka tetap mempertimbangkan kebebasan berekspresi dan kepentingan publik.
Hal ini termasuk konten parodi atau satir yang sering digunakan untuk mengkritik tokoh publik atau figur berpengaruh. Artinya, pengguna masih harus menunggu keputusan akhir dari YouTube.
Sebagaimana dihimpun KompasTekno dari Gizmodo, YouTube menyebut fitur likeness detection untuk pejabat pemerintah dan jurnalis ini sudah diuji coba kepada sejumlah pengguna dengan pekerjaan sesuai untuk tahap awal.
Mereka tak mengungkap siapa saja orangnya atau pejabat dan jurnalis di negara mana yang termasuk ke dalam tahap uji coba tersebut.
Namun yang jelas, pengguna yang ingin masuk ke dalam database likeness detection bisa mendaftarkan wajah mereka dan verifikasi identitas dengan cara-cara yang ada di laman YouTube Support berikut ini.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang