Prediksi Derbi Milan, Giampaolo Pazzini: Tidak Akan Jadi Pertandingan yang Spektakuler

AC Milan, Inter, Giampaolo Pazzini, Milan, Prediksi Derbi Milan, Giampaolo Pazzini: Tidak Akan Jadi Pertandingan yang Spektakuler

Mantan pemain AC Milan dan Inter, Giampaolo Pazzini, membuat prediksi Derbi Milan dalam lanjutan Liga Italia (Serie A) 2025-2026.

Laga pekan ke-28Liga Italia 2025-2026 antara AC Milan vs Inter akan digelar di San Siro, Senin (9/3/2026) pukul 02.45 WIB.

Menurut Giampaolo Pazzini, duel AC Milan vs Inter tidak akan menjadi pertandingan yang spektakuler.

Hal tersebut dikarenakan Pazzini memprediksi pertemuan kali ini diprediksi akan lebih banyak diwarnai oleh kehati-hatian dari kedua kubu.

“Derby selalu luar biasa, tetapi saya memprediksi ini tidak akan jadi pertandingan yang spektakuler," jelas Giampaolo Pazzini dikutip dari Sempre Milan.

Ia menambahkan bahwa babak pertama kemungkinan akan berjalan lambat sebelum kedua kubu mulai berani tampil lebih terbuka.

"Kedua tim akan berhati-hati, mungkin mereka akan mengambil risiko di babak kedua karena keduanya ingin menang. Secara umum, saya mengharapkan derby yang taktis.”

Faktor Selisih Poin dan Performa Pelatih

Keunggulan telak Inter di papan klasemen dianggap menjadi salah satu elemen yang sedikit banyak mengurangi daya tarik persaingan juara.

Pazzini menilai selisih poin saat ini menempatkan anak asuh Cristian Chivu di atas angin, meski kubu Rossoneri memiliki motivasi ekstra untuk meraih kemenangan moral di San Siro.

“Ya, tidak ada gunanya bertele-tele. Keunggulan 13 poin akan sangat menentukan. Bahkan 10 poin pun masih banyak karena Inter hanya akan memiliki Coppa Italia," lanjutnya.

Ia juga menegaskan bahwa meski skuad Merah Hitam akan berjuang keras, status unggulan tetap menjadi milik sang pemuncak klasemen.

"Memenangkan derbi akan memberi Milan semangat, dan mereka ingin mencoba. Namun, saya melihat Inter sebagai favorit kuat,”

AC Milan, Inter, Giampaolo Pazzini, Milan, Prediksi Derbi Milan, Giampaolo Pazzini: Tidak Akan Jadi Pertandingan yang Spektakuler

Christian Pulisic (kanan) mengontrol bola di sebelah Adrien Rabiot dalam pertandingan sepak bola Serie A Liga Italia antara Inter Milan vs AC Milan di Stadion San Siro di Milan, Italia utara, pada 23 November 2025. (Foto oleh Marco BERTORELLO / AFP)

Di sisi lain, apresiasi juga diberikan kepada kinerja kedua pelatih yang dinilai sukses membawa tim masing-masing kembali ke jalur persaingan.

“Keduanya telah melakukan pekerjaan yang luar biasa. Allegri telah memberikan identitas kepada AC Milan dan sekarang mereka berjuang untuk tempat yang seharusnya mereka dapatkan."

"Chivu juga melakukan sesuatu yang penting. Ada banyak skeptisisme seputar dirinya, tetapi dia telah membawa energi dan semangat kembali ke tim yang sangat terpuruk tahun lalu,”

Penilaian Christian Vieri dan Kombinasi Skuad

Selain Pazzini, legenda sepak bola Italia lainnya, Christian Vieri, juga memberikan analisisnya mengenai persaingan menuju gelar Scudetto.

Vieri begitu yakin bahwa laju pemuncak klasemen menuju gelar liga sudah sangat sulit dibendung oleh tim mana pun.

“Tidak ada pemain Inter yang ingin mengatakan apa pun karena mereka tidak ingin membawa nasib buruk, tetapi dengan 10 pertandingan tersisa, tidak akan ada tim yang mampu mengejar tim ini, yang praktis selalu menang melawan tim-tim yang lebih kecil,” jelas Vieri.

Walaupun mengakui dominasi mutlak sang pemuncak klasemen, mantan mesin gol tersebut menilai ada beberapa pilar Merah Hitam yang kualitasnya pantas untuk menembus susunan pemain inti utama skuad arahan Chivu.

“Hari ini, saya akan menyebut Leao, Modric, Rabiot, dan Maignan. Dan akan ada tujuh atau delapan pemain Inter. Cedera Lautaro membuatnya absen,” tutup Christian Vieri.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang