Serangan Drone Iran Hantam Kedubes AS di Riyadh Arab Saudi, Picu Ledakan Dahsyat

Ilustrasi ledakan.
Ilustrasi ledakan.

 Ledakan keras mengguncang kawasan diplomatik di ibu kota Riyadh, Arab Saudi, Selasa dini hari. Insiden tersebut terjadi di kompleks Kedutaan Besar Amerika Serikat dan memicu kebakaran serta kepulan asap hitam yang terlihat membumbung di atas area misi asing.

Kantor berita Reuters melaporkan, mengutip dua sumber, bahwa kebakaran terjadi setelah sebuah ledakan mengguncang kompleks kedutaan AS. Empat saksi mata juga mengatakan kepada Agence France-Presse bahwa mereka mendengar dentuman keras dan melihat asap tebal di kawasan tersebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Saya mendengar dua ledakan diikuti oleh asap yang mengepul di atas kawasan itu," ujar seorang warga setempat.

Menurut laporan, ledakan terdengar pada Selasa pagi waktu setempat. Kobaran api terlihat di area kedutaan, sementara asap hitam mengepul di atas kawasan diplomatik yang menampung berbagai kedutaan dan kediaman diplomat asing.

Kementerian Pertahanan Arab Saudi melalui media sosial mengonfirmasi bahwa Kedutaan Besar AS di Riyadh dihantam dua drone berdasarkan penilaian awal. Serangan tersebut menyebabkan kebakaran terbatas dan kerusakan material ringan pada bangunan.

Sebuah sumber yang dekat dengan militer Saudi mengatakan kepada AFP, berbicara dengan syarat anonim untuk membahas masalah sensitif ini, bahwa pertahanan udara Saudi mencegat empat drone yang menargetkan kawasan diplomatik Riyadh dalam serangan itu.

Setelah kejadian itu, kedutaan besar AS mengeluarkan pemberitahuan untuk berlindung di tempat bagi warga di Jeddah, Riyadh, dan Dhahran.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Insiden ini terjadi saat Iran melanjutkan kampanye serangan rudal dan drone yang menargetkan negara-negara Teluk, termasuk Arab Saudi, sebagai respons atas serangan udara yang dilancarkan Amerika Serikat dan Israel.

Meski demikian, Reuters mengutip dua sumber yang menyatakan tidak ada laporan korban luka dalam insiden tersebut. Gedung kedutaan dilaporkan dalam keadaan kosong pada dini hari saat ledakan terjadi.