Harga Emas Pegadaian 3 Maret 2026 Naik: Galeri24 dan UBS Tembus Rp 3,1 Juta per Gram

harga emas, harga emas naik, Harga Emas Pegadaian 3 Maret 2026 Naik: Galeri24 dan UBS Tembus Rp 3,1 Juta per Gram

Harga emas yang dijual di Pegadaian pada Senin (2/3/2026) tercatat mengalami kenaikan dibandingkan periode sebelumnya.

Kenaikan ini terjadi setelah Amerika Serikat (AS) dan Israel melancarkan serangan ke Iran pada Sabtu (28/2/2026) yang memicu ketidakpastian di pasar global.

Mengutip laman resmi Pegadaian, harga emas Galeri24 dibanderol Rp 3.130.000 per gram. Sementara itu, harga emas UBS mencapai Rp 3.167.000 per gram.

Angka tersebut meningkat dari harga yang tertera di laman resmi Sahabat Pegadaian pada Sabtu pagi sebelumnya. 

Saat itu, emas UBS dibanderol Rp 3.080.000 per gram, sedangkan Galeri24 Rp 3.065.000 per gram.

Pergerakan harga emas ini perlu diperhatikan, terutama bagi masyarakat yang berencana berinvestasi atau melakukan transaksi jual beli emas dalam waktu dekat.

Berikut rincian harga emas Pegadaian untuk produk Galeri24 dan UBS pada Senin (2/3/2026).

Harga Emas Galeri24 di Pegadaian 2 Maret 2026

  • 0,5 gram: Rp 1.642.000
  • 1 gram: Rp 3.130.000
  • 2 gram: Rp 6.184.000
  • 5 gram: Rp 15.347.000
  • 10 gram: Rp 30.613.000
  • 25 gram: Rp 76.120.000
  • 50 gram: Rp 152.121.000
  • 100 gram: Rp 304.090.000.

Harga Emas UBS di Pegadaian 2 Maret 2026:

  • 0,5 gram: Rp 1.712.000
  • 1 gram: Rp 3.167.000
  • 2 gram: Rp 6.285.000
  • 5 gram: Rp 15.530.000
  • 10 gram: Rp 30.897.000
  • 25 gram: Rp 77.090.000
  • 50 gram: Rp 153.863.000
  • 100 gram: Rp 307.605.000.

Harga Emas Dunia Naik 1 Persen Usai AS-Israel Serang Iran

Harga emas dunia melonjak lebih dari 1 persen pada Senin (2/3/2026) setelah AS dan Israel melancarkan serangan besar terhadap Iran yang menewaskan Pemimpin Tertinggi Ayatollah Ali Khamenei. 

Dilansir dari Reuters, Senin, peristiwa tersebut memicu lonjakan ketegangan geopolitik dan memperdalam ketidakpastian ekonomi global.

Di pasar spot, harga emas naik 1,35 persen menjadi 5.348,49 dollar AS per ons pada pukul 23.16 GMT. 

Sementara itu, harga emas berjangka AS menguat 2,2 persen ke level 5.362,30 dollar AS.

Analis independen Ross Norman menilai emas tetap menjadi indikator utama dalam membaca arah ketidakpastian global.

“Emas mungkin merupakan barometer terbaik untuk mencerminkan ketidakpastian global dan, untuk mencampuradukkan metafora, suhu sedang naik. Kita harus mengharapkan harga emas akan naik ke rekor baru seiring kita memasuki era baru ketidakpastian geopolitik,” ujarnya.

Kenaikan terbaru ini memperpanjang reli sepanjang 2025 ketika harga emas telah melonjak sekitar 64 persen. 

Lonjakan tersebut ditopang oleh pembelian agresif bank sentral, arus masuk kuat ke exchange traded fund (ETF), serta ekspektasi pelonggaran kebijakan moneter Amerika Serikat.

Pekan lalu, JPMorgan dan Bank of America kembali menegaskan potensi kenaikan harga emas menuju level psikologis 6.000 dollar AS. 

Bahkan, JPMorgan memperkirakan permintaan solid dari bank sentral dan investor dapat mendorong harga hingga 6.300 dollar AS per ons pada akhir 2026.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang