Profil Natalius Pigai, Menteri HAM Kabinet Merah Putih yang Kerap Jadi Sorotan
Natalius Pigai menjabat sebagai Menteri Hak Asasi Manusia (HAM) sejak 21 Oktober 2024.
Sejak duduk di kursi kabinet, namanya beberapa kali menjadi perhatian publik.
Salah satu isu yang menjadi sorotan adalah usulannya agar anggaran Kementerian HAM dinaikkan signifikan dari Rp 64 miliar menjadi Rp 20 triliun.
Selain itu, Pigai juga terlibat perdebatan terbuka dengan mantan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Mahfud MD terkait pengelolaan program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Dalam perdebatan tersebut, Pigai menekankan pentingnya perspektif hak asasi manusia dalam pelaksanaan program pemerintah.
Ia menyatakan, kalimat yang sesuai dengan standar HAM adalah pengelolaan MBG yang tidak profesional akan memengaruhi pencapaian kewajiban pemerintah dalam pemenuhan kebutuhan Hak Atas Pangan.
Lantas, siapa sebenarnya Natalius Pigai?
Profil Natalius Pigai
Berdasarkan informasi dari laman resmi Kementerian HAM, Natalius Pigai lahir di Paniai, Papua, pada 25 Desember 1975.
Ia pernah menempuh pendidikan di STPMD “APMD” Yogyakarta dengan gelar Sarjana Ilmu Pemerintahan yang diraih pada 1999.
Pigai juga pernah mengikuti sejumlah pelatihan, antara lain di bidang statistika di Universitas Indonesia (2004), pendidikan peneliti di LIPI (2005), serta pendidikan kepemimpinan di LAN pada 2010–2011.
Sejak masa kuliah, Pigai aktif dalam organisasi dengan menjadi Ketua Umum Ikatan Pelajar Irian Jaya Yogyakarta dan menjabat Ketua Bidang Penelitian dan Pengembangan PMKRI pada 1997–1999.
Aktivitas tersebut membentuk komitmennya terhadap isu-isu masyarakat marginal.
Sementara itu, kariernya di pemerintahan dimulai sebagai Staf Khusus Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi pada 1999–2004.
Setelah itu, ia berkiprah sebagai peneliti di bidang migrasi internal dan internasional di Departemen Tenaga Kerja dan Transmigrasi pada 2005–2012.
Namanya semakin dikenal saat menjadi anggota Komnas HAM periode 2012–2017.
Pada masa itu, ia dikenal vokal menyuarakan hak-hak masyarakat adat dan pentingnya penegakan prinsip keadilan.
Pada Februari 2016, ia kembali menjadi perhatian publik karena sikap tegasnya mengenai pentingnya pengawasan HAM yang independen dan akuntabel.
Di tingkat internasional, Pigai juga aktif mendorong pembentukan forum Menteri HAM di kawasan ASEAN serta kerja sama lintas negara untuk memperkuat prinsip-prinsip HAM, termasuk dalam pembangunan dan pengelolaan data antarnegara.
Ia kemudian dilantik sebagai Menteri Hak Asasi Manusia dalam Kabinet Merah Putih di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto pada 21 Oktober 2024.
Harta Kekayaan Natalius Pigai
Merujuk Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) tertanggal 23 Januari 2025, total kekayaan Natalius Pigai tercatat sebesar Rp 4.769.000.000.
Rinciannya sebagai berikut:
- Alat transportasi dan mesin:
- Mobil CRV Jeep tahun 2011 (hasil sendiri) Rp 300.000.000
- Mobil Jeep Wrangler Sport Renegade 4 Door 3.0 A/T tahun 2014 (hasil sendiri) Rp 890.000.000
- Motor Honda PCX 160 tahun 2023 (hasil sendiri) Rp 25.000.000
- Harta bergerak lainnya Rp 70.000.000
- Kas dan setara kas Rp 3.484.000.000.