Investor RI Wajib Tahu! Ini 3 Cara Diversifikasi Portofolio dengan Obligasi Global
Investor Indonesia kini semakin sadar akan pentingnya diversifikasi portofolio, terutama di tengah volatilitas pasar global yang tinggi. Instrumen defensif seperti obligasi menjadi pilihan populer karena stabilitasnya dan potensi aliran pendapatan tetap.
Memahami karakteristik berbagai aset dan strategi investasi yang seimbang, menjadi kunci agar portofolio tetap adaptif terhadap perubahan pasar.
Apalagi dengan kemajuan teknologi finansial, akses ke pasar global pun semakin mudah. Investor kini bisa menjangkau obligasi pemerintah luar negeri seperti Amerika Serikat (AS) dan obligasi global melalui platform digital, tanpa harus membuka rekening di luar negeri.
Hal ini membuka peluang diversifikasi yang lebih luas dan strategi investasi yang lebih seimbang, sekaligus memanfaatkan inovasi aset digital. Bagaimana caranya? Simak langkah-langkahnya, sebagaimana dirangkum pada Kamis, 19 Februari 2026.
1. Kenali Tujuan dan Profil Risiko Investasi
Sebelum membeli obligasi atau ETF, penting bagi investor untuk memahami tujuan investasi dan profil risiko masing-masing. Diversifikasi portofolio tetap menjadi strategi utama untuk menjaga keseimbangan antara risiko dan potensi imbal hasil.
2. Pilih Platform Terpercaya
Memilih platform terpercaya, tentu penting. Salah satu platform yang eksis di Indonesia, TRIV, resmi menghadirkan Tokenized Bond ETF yang memberikan akses investasi ke Surat Utang Negara dan obligasi AS. Produk ini meliputi iShares 20+ Year Treasury Bond Tokenized ETF dengan eksposur obligasi pemerintah AS tenor panjang, iShares 0–3 Month Treasury Bond Tokenized ETF dengan tenor pendek dan risiko volatilitas lebih rendah, serta iShares Core US Aggregate Bond Tokenized ETF yang mencakup diversifikasi obligasi pemerintah dan korporasi AS.
“Kami melihat kebutuhan investor yang semakin matang dan sadar pentingnya diversifikasi. Dengan Tokenized Bond ETF, pengguna kami kini dapat mengakses instrumen obligasi pemerintah AS dan obligasi global secara lebih praktis, transparan, dan fleksibel,” kata Founder & CEO TRIV Gabriel Rey, sebagaimana dikutip dari siaran pers.
Rey menambahkan, langkah ini juga menjadi bagian dari visinya untuk menjembatani dunia kripto dengan instrumen keuangan tradisional, sehingga pengguna memiliki strategi investasi yang lebih seimbang dalam berbagai kondisi pasar.
"Dengan hadirnya Tokenized Bond ETF, kami berharap semakin banyak investor Indonesia dapat mengelola portofolio secara lebih seimbang, adaptif, dan siap menghadapi dinamika pasar ke depan,” ujarnya.
3. Ketahui Cara Diversifikasi dan Kelola Portofolio
Investor juga tetap disarankan untuk memantau kondisi pasar global, memilih instrumen yang likuid, dan mengombinasikan obligasi dengan saham atau aset lain. Strategi ini membantu menjaga portofolio tetap stabil, adaptif, dan siap menghadapi perubahan pasar.
Itu dia, beberapa langkah dan tips yang bisa dijadikan panduan bagi investor Indonesia untuk mengakses obligasi pemerintah AS dan instrumen global lainnya dengan lebih mudah, aman, dan seimbang.