Penjualan Truk Februari 2026 Kembali Alami Penurunan
Secara umum penjualan kendaraan di Indonesia berhasil mencatatkan hasi baik di Februari 2026. Sayangnya catatan tersebut tidak bisa diimbangi oleh penjualan truk yang justru mengalami koreksi.
Berdasarkan data Gaikindo, retailsales truk sepanjang Februari 2026 hanya sebesar 5.126 unit. Angka ini lebih kecil dibanding bulan sebelumnya yang sebanyak 5.251 unit, turun 125 unit atau sekitar 2,4 persen.
Dari jumlah tersebut, truk dengan Gross Vehicle Weight (GVW) 5 hingga 10 ton menjadi tulang punggung. Segmen itu terjual sebanyak 3.827 unit sepanjang Februari 2026.
Angka ini turun 43 unit atau 1,1 persen dibanding bulan sebelumnya. Ketika itu ada 3.870 unit berhasil dikirim ke pelanggan.

Kemudian kendaraan niaga GVW 10 hingga 24 ton terjual sebesar 363 unit. Jumlah ini terkoreksi 21 unit atau 5,5 persen dibanding bulan sebelumnya yang sebanyak 384 unit
Sedangkan truk GVW di atas 24 ton berhasil terkirim ke pelanggan sebanyak 936 unit. Angka ini selisih 61 unit lebih kecil dibanding Januari 2026 yang mencapai 997 unit.
Sementara untuk wholesales atau pengiriman dari pabrik ke diler meraih hasil berbeda. Pasalnya selama Februari 2026, jumlah distribusinya mengalami pertumbuhan cukup besar.
Sedikitya ada 5.137 unit truk berhasil dikirim dari pabrik ke diler di Indonesia. Angka tersebut lebih tinggi dibanding Januari 2026 yang hanya mencapai 4.966 unit.
Dari jumlah tersebut, kendaraan niaga GVW 5 hingga 10 ton menjadi tulang punggung dengan angka pengiriman sebanyak 3.740 unit. Angka ini lebih besar dibanding Januari 2026 yang cuma mencapai 3.418 unit.

Kemudian untuk truk GVW 10 sampai 24 ton adalah sebesar 357 unit. Catatan ini sebenarnya terkoreksi dibanding bulan sebelumnya sebanyak 419 unit.
Sementara itu GVW di atas 24 ton tercatat terdistribusi 1.040 unit sepanjang Februari 2026. Angka tersebut juga mengalami penurunan 8 persen atau setara 24 unit dibanding Januari sebanyak 1.129 unit.