Digadang-gadang Jadi Penerus Kim Jong Un, Siapa Sebenarnya Kim Ju Ae yang Masih 13 Tahun?

Kim Jong Un (Kiri) dan Putrinya, Kim Ju Ae (Kanan)
Kim Jong Un (Kiri) dan Putrinya, Kim Ju Ae (Kanan)

Badan Intelijen Nasional Korea Selatan (NIS) menyatakan bahwa mereka meyakini Kim Ju Ae, yang diperkirakan berusia sekitar 13 tahun, sudah mulai dilibatkan dalam pembahasan kebijakan. Hal ini memunculkan dugaan bahwa ia tengah dipersiapkan sebagai calon pemimpin Korea Utara di masa depan.

Dalam setahun terakhir, remaja tersebut semakin sering tampil di hadapan publik. Ia beberapa kali mendampingi ayahnya saat peluncuran rudal, dan pada 2025 hadir di parade Victory Day di China, yang menjadi debutnya di panggung internasional.

GULIR UNTUK LANJUT BACA

NIS menyebutkan akan mencermati apakah Ju Ae akan hadir dalam Kongres Partai Pekerja yang akan datang, serta bagaimana posisinya ditampilkan dalam konferensi politik terbesar partai tersebut termasuk apakah ia akan menerima jabatan resmi.

“Dulu NIS menyebut Ju Ae masih ‘dipelajari sebagai calon penerus’. Namun hari ini istilah yang digunakan adalah bahwa ia ‘sudah berada dalam tahap penunjukan internal sebagai penerus’,” ujar anggota parlemen Korea Selatan, Lee Seong-kweun, kepada wartawan setelah mengikuti pengarahan tertutup pada 12 Februari dikutip dari laman Sky News, Selasa 17 Februari 2026.

Jika nantinya ia benar-benar menjadi pemimpin, maka dinasti keluarga Kim akan berlanjut hingga generasi keempat.

Lantas siapa sosok Kim Ju Ae? Berikut ini profil remaja 13 tahun tersebut

Selain usia dan namanya, hampir tidak ada informasi lain yang benar-benar pasti tentang Kim Ju Ae bahkan detail tersebut pun belum pernah dikonfirmasi secara resmi.

Media pemerintah Korea Utara memang tidak pernah menyebut namanya secara langsung, tetapi kerap menyebutnya sebagai ‘anak tercinta’ atau ‘anak yang dihormati’ dari Kim Jong Un.

Media Korea Selatan sebelumnya berspekulasi bahwa Ju Ae adalah anak kedua dari tiga bersaudara, dan bahwa anak pertama adalah laki-laki. Namun sejumlah analis meragukan kebenaran laporan tersebut.

Korea Utara, yang dikenal sebagai salah satu negara paling tertutup di dunia, belum pernah memastikan apakah Ju Ae memiliki saudara kandung atau tidak.

Banyak yang menduga ia adalah putri kecil yang pernah disebut bintang basket Amerika Serikat, Dennis Rodman, sebagai “bayi perempuan Tuan Kim” setelah kunjungannya ke ibu kota Pyongyang pada 2013.

Kemunculan yang Mengejutkan

Ju Ae pertama kali muncul di depan publik pada November 2022, ketika ia menyaksikan uji coba peluncuran rudal jarak jauh bersama ayahnya.

Kemunculan ini mengejutkan banyak pengamat asing, karena baik Kim Jong Un maupun ayahnya, Kim Jong Il, tidak pernah diperkenalkan secara terbuka oleh media negara sebelum mereka beranjak dewasa.

Setelah penampilan publiknya yang keenam pada 2023, seorang analis Korea Utara mengatakan kepada Sky News bahwa mulai terlihat sebuah ‘pola’.

Jean H Lee, yang mendirikan biro pertama kantor berita Associated Press di Korea Utara, menilai acara-acara yang dihadiri Ju Ae umumnya berkaitan dengan senjata dan rudal.

Menurutnya, momen yang paling mencolok adalah saat Ju Ae menghadiri jamuan militer dalam rangka peringatan 75 tahun berdirinya angkatan bersenjata Korea Utara pada Februari 2023.

“Kalau melihat foto-fotonya, dia berada tepat di tengah, menjadi pusat perhatian. Ada komposisi ayah, ibu, dan anak perempuan. Hal pertama yang terpikir oleh banyak orang tentu saja, ‘Ya Tuhan, dia sedang memperkenalkan putrinya.’ Apa artinya ini?” ujarnya dalam podcast Sky News Daily.

Sejak saat itu, kemunculannya tampak dirancang dengan sangat hati-hati. Ia terlihat hadir dalam berbagai uji coba rudal, parade militer, hingga peluncuran kapal perusak angkatan laut pada April 2024.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ju Ae juga mendampingi ayahnya dalam peresmian resmi resor wisata Wonsan di pesisir timur negara tersebut, menghadiri konser, serta bertemu dengan Menteri Kebudayaan Rusia, Olga Lyubimova.