Masa Kesuburan Terbatas, Cadangan Sel Telur Wanita Turun Seiring Usia

sel telur, peluang kehamilan, cadangan sel telur, Masa Kesuburan Terbatas, Cadangan Sel Telur Wanita Turun Seiring Usia, Apa yang dimaksud cadangan ovarium?, Penurunan sel telur terjadi sejak masa remaja, Usia 35 tahun menjadi titik penting, Dampak penurunan cadangan ovarium, Pentingnya memahami batas biologis reproduksi

Cadangan sel telur perempuan tidak bersifat tetap dan akan terus berkurang seiring bertambahnya usia.

Dokter mengingatkan bahwa proses ini terjadi secara alami dan tidak bisa dihentikan. Penurunan cadangan sel telur berdampak langsung pada peluang kehamilan dan risiko keguguran.

Dokter spesialis obstetri dan ginekologi subspesialis fertilitas endokrinologi reproduksi RSIA Bina Medika Bintaro, dr. Yassin Yanuar Mohammad, mengatakan bahwa setiap perempuan memiliki keterbatasan potensi reproduksi yang dikenal sebagai cadangan ovarium atau ovarian reserve.

Dalam wawancara dengan Kompas.com, Kamis (5/1/2026), Yassin menjelaskan bahwa cadangan sel telur akan terus menurun sejak seorang perempuan dilahirkan dan penurunannya semakin jelas seiring bertambahnya usia.

Apa yang dimaksud cadangan ovarium?

Cadangan ovarium adalah jumlah sel telur yang dimiliki seorang perempuan di dalam ovarium sepanjang hidupnya. Sel telur berbeda dengan sel tubuh lain karena tidak dapat diproduksi kembali.

“Ketika lahir, seorang perempuan memiliki sekitar satu juta sel telur,” ujar dr.Yassin.

Jumlah tersebut akan terus berkurang secara alami, tanpa bisa dihentikan atau dikembalikan.

Penurunan sel telur terjadi sejak masa remaja

sel telur, peluang kehamilan, cadangan sel telur, Masa Kesuburan Terbatas, Cadangan Sel Telur Wanita Turun Seiring Usia, Apa yang dimaksud cadangan ovarium?, Penurunan sel telur terjadi sejak masa remaja, Usia 35 tahun menjadi titik penting, Dampak penurunan cadangan ovarium, Pentingnya memahami batas biologis reproduksi

Ilustrasi seorang wanita yang mengalami nyeri haid. Cadangan dan kualitas sel telur perempuan menurun secara alami seiring usia, terutama setelah 35 tahun, dan dokter menjelaskan dampaknya terhadap peluang kehamilan.

Jumlah sel telur sudah jauh berkurang saat seorang perempuan mulai mengalami menstruasi.

“Saat mulai menstruasi, jumlahnya tinggal sekitar 400.000,” kata dia.

Setelah itu, penurunan cadangan sel telur terus berlangsung setiap bulan sebagai bagian dari proses biologis normal tubuh perempuan yaitu menstruasi.

Usia 35 tahun menjadi titik penting

Menurut dr.Yassin, penurunan cadangan ovarium akan semakin signifikan setelah perempuan memasuki usia 35 tahun.

Ia menambahkan bahwa pada usia sekitar 37 tahun, jumlah sel telur yang tersisa diperkirakan hanya sekitar 25.000, sebelum akhirnya habis sepenuhnya saat menopause.

Selain jumlah, kualitas sel telur juga menurun seiring bertambahnya usia. Hal ini berpengaruh langsung terhadap keberhasilan kehamilan.

Menurut dr.Yassin, penurunan kualitas sel telur menjadi salah satu penyebab menurunnya peluang kehamilan dan meningkatnya risiko keguguran pada perempuan usia lebih dewasa.

“Bukan hanya jumlah sel telur yang menurun, tetapi kualitasnya juga ikut berkurang,” jelasnya.

Dampak penurunan cadangan ovarium

Penurunan jumlah dan kualitas sel telur dapat berdampak pada beberapa hal berikut:

  • Peluang kehamilan menjadi lebih rendah
  • Risiko keguguran meningkat
  • Tantangan reproduksi bertambah seiring usia

risiko tersebut mulai meningkat secara nyata setelah perempuan memasuki usia 35 tahun.

Pentingnya memahami batas biologis reproduksi

Ditegaskan oleh dr.Yassin bahwa kehamilan di usia lebih dewasa bukan berarti tidak aman atau tidak mungkin terjadi. Namun, kondisi tersebut membutuhkan pemahaman yang baik tentang batas biologis tubuh perempuan.

Penurunan cadangan ovarium merupakan proses alami yang tidak bisa dihindari. Dengan memahami hal ini sejak dini, perempuan diharapkan dapat menyusun perencanaan reproduksi dengan lebih matang dan realistis.

Pemahaman yang baik mengenai kesehatan reproduksi juga membantu perempuan mengambil keputusan secara sadar, tanpa rasa takut, dan tanpa tekanan sosial.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang