Bojan Hodak Kritik Lini Depan Persib usai Menang Tipis dari Persis
Persib Bandung pulang dari Stadion Manahan dengan tiga poin. Menghadapi Persis Solo yang berada di dasar klasemen, Maung Bandung justru harus bekerja keras sepanjang pertandingan pekan ke-19 Super League, Sabtu 31 Januari 2026.
Gol tunggal Persib dicetak Andrew Jung pada menit ke-39 melalui sundulan, memanfaatkan umpan silang Eliano Reijnders dari sisi kiri.
Gol tersebut menjadi pembeda dalam laga yang berjalan ketat sejak awal, meski secara posisi klasemen Persib datang dengan status unggulan.
Andrew Jung baawa Persib unggul di kandang Persis Solo
Pelatih Persib Bojan Hodak mengaku sejak awal sudah memperkirakan laga tidak akan berjalan mudah. Menurutnya, Persis Solo tampil dengan motivasi berbeda pada putaran kedua musim ini, terutama setelah melakukan pergantian pelatih.
“Saya sudah katakan sebelum pertandingan, ini akan menjadi laga yang sulit. Mereka datang dengan pelatih baru,” ujar Bojan Hodak dalam jumpa pers usai pertandingan di Stadion Manahan.
Persis kini ditangani Milomir Seslija, yang membawa pendekatan baru dalam membenahi tim. Sejumlah pemain, termasuk legiun asing anyar, didatangkan untuk meningkatkan kualitas permainan sesuai kebutuhan tim pelatih.
“Mereka merekrut banyak pemain baru. Mereka terlihat cukup bagus dan jauh lebih baik dari sebelumnya,” kata pelatih asal Kroasia tersebut.
Dari sisi permainan, Bojan menilai Persib sejatinya tampil cukup solid, terutama di sektor pertahanan. Lini belakang yang dikomandoi Federico Barba dinilai mampu menjaga kedalaman dengan baik dan meminimalkan celah bagi lawan.
Di lini tengah, Persib juga dianggap cukup agresif dalam bertahan sekaligus lancar saat mendistribusikan bola. Namun, efektivitas di sektor depan menjadi catatan utama dalam laga ini.
“Kami punya dua sampai tiga peluang, tetapi tidak bisa mencetak gol. Kami bertahan dengan cukup bagus, gelandang juga tidak terlalu buruk. Masalahnya hanya di penyelesaian akhir. Dari tiga peluang, kami hanya mencetak satu gol,” jelas Bojan.
Andrew Jung menjadi figur kunci kemenangan Persib. Penyerang tersebut dinilai mampu menjalankan tugasnya dengan efektif, meski peluang yang didapat tidak banyak. Setelah mencetak gol, Jung ditarik keluar pada awal babak kedua.
“Jung punya dua peluang dan satu menjadi gol. Dia melakukan tugasnya dengan baik, lalu kami menariknya keluar untuk menyiapkan dia bermain di pertandingan berikutnya,” ungkap Bojan. (tvOnenews)