Malut United Vs PSM 3-3, Kritik Ricardo Salampessy ke Lini Belakang

Malut United, Super League, David Da Silva, Ricardo Salampessy, Malut United Vs PSM 3-3, Kritik Ricardo Salampessy ke Lini Belakang

Asisten pelatih Malut United, Ricardo Salampessy, melontarkan kritik tajam usai ditahan seri PSM Makassar di kandang sendiri.

Duel Malut United vs PSM dalam lanjutan Super League 2025-2026 di Stadion Gelora Kie Raha, Ternate, Sabtu (7/3/2026), berakhir imbang 3-3.

Sempat tertinggal 0-1 gol akibat bunuh diri Yakob Sayuri pada menit ke-37, Malut United berbalik unggul di awal babak kedua. 

David Da Silva dan Tyronne del Pino menyarangkan bola ke gawang Hilman Syah masing-masing pada menit ke-48 dan ke-52.

Selanjutnya, David Da Silva kembali mencetak gol pada menit ke-66 yang sekaligus menjadi torehan gol ke-15 miliknya musim ini. 

Namun, PSM mampu kembali menyamakan kedudukan melalui gol Savio Figueiredo (70’) dan Jacques Medina (87’). Skor akhir 3-3 berujung satu poin untuk Malut United dan tamunya.

"Banyak hal yang menjadi catatan terutama dari sisi pertahanan," kata Ricardo Salampessy dalam rilis yang diterima Kompas.com

"Kami terlalu mudah kebobolan dan hal ini akan menjadi catatan kami untuk perjalanan tim yang lebih baik ke depan," jelasnya.

Laskar Kie Raha sejatinya tampil dominan dengan mencatatkan 71 persen penguasaan bola. Total 13 tembakan dilepaskan, delapan di antaranya tepat sasaran.

Malut United Kehilangan Momentum 

Di sisi lain, PSM yang hanya menguasai 29 persen bola mampu membuat tiga gol dari total sembilan tembakan.

"Kami mendapatkan momentum untuk unggul di babak kedua. Sayang, kami tak bisa mempertahankannya," ujar Ricardo Salampessy.

Malut United, Super League, David Da Silva, Ricardo Salampessy, Malut United Vs PSM 3-3, Kritik Ricardo Salampessy ke Lini Belakang

Selebrasi gol pemain Malut United dalam pertandingan lanjutan Super League 2025-2026 kontra PSM Makassar, Sabtu (7/3/2026).

"Harus diakui bahwa lini pertahanan menjadi titik lemah kami malam ini yang biasanya tampil solid. Kami membuang kesempatan untuk memenangi pertandingan," imbuhnya.

Jeda libur Hari Raya Idul Fitri yang cukup panjang akan dimanfaatkan Malut United untuk memperbaiki berbagai kekurangan tim.

“Tentu hasil ini bukan yang kita semua inginkan. Kami mohon maaf dan pertandingan tadi akan menjadi catatan untuk berbenah agar tetap bisa bersaing di papan atas,” tandas Ricardo.

Masih Kokoh di 4 Besar

Hal senada disampaikan perwakilan pemain Malut United, Taufik Rustam, yang hadir dalam sesi jumpa pers usai pertandingan.

“Semua pemain sudah berjuang maksimal. Tetapi, hasil pertandingan tidak sesuai harapan,” cetus Taufik.

"Kami akan mengambil hal positif dari laga tadi dan semoga ke depannya bisa lebih baik lagi," pungkasnya.

Malut United saat ini masih menduduki urutan keempat klasemen sementara Super League dengan perolehan 45 poin. 

Laskar Kie Raha unggul enam poin atas Persebaya Surabaya yang baru saja menelan kekalahan telak 1-5 dari Borneo FC.

Selanjutnya, Malut United dijadwalkan bertandang ke Stadion Kanjuruhan, Malang, untuk menghadapi Arema FC dalam lanjutan pekan ke-26 Super League 2025-2026, Jumat (3/4/2026).

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang